Masuk ke kehidupan pesantren karena amanah dari almarhum sang ayah. Adira dengan rasa takut , namun tetap berusaha menjalaninya , walaupun berat baginya . Bagaimana tidak , menjadi santri bukanlah hal yang mudah , apapun serba ngantri ,apapun harus tepat waktu , tidak ada AC yang menghiasi dinding kamar, Bagun sangat pagi, kamar mandi hanya beberapa , belom lagi harus adaptasi untuk mendapatkan teman baru . Dan cobaan terberat baginya ialah, seorang pemuda tampan putra kyai yang mencintai Adira begitu pun sebaliknya, dan berniat baik untuk melamarnya , tapi disisi lain Ambar pun menyukai pemuda tersebut . Demi teman , Adira rela menolaknya , tetapi Ambar sadar dan Ambar pun mengikhlaskan pemuda tersebut untuk menjadi pendamping hidup Adira .
[Follow Dulu Baru Baca🙏🙏]
Cinta sejati itu mengikhlaskan, merelakan dan melepaskan. Membiarkan bahagia orang yang kita cintai. Meskipun bahagianya dengan orang lain dan bukan bersama kita. Manusia hanya bisa berencana tapi tetap Allah yang menentukan bagaimana ke depannya.
Follow ig : @shofiyah129