Backed
  • WpView
    LECTURES 202
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., juil. 3, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Are you kidding me? Lo masih nanya gw kenapa?" Tanya gita geram. "Sumpah ya ta gw gk ngerti dengan sikap lo kaya ginih, ngehindar dari gw. Lo kira ini lucu hah!?" Farel sudah emosi. "Lo Ngebentak kaya gituh malah bikin gw percaya pengen udahan sama lo, gw cape." "Oh lo minta putus?" Tanya farel dengan menatap gita "kalo itu mau lo, oke kita putus" ucap farel dan meninggalkan gita sendirian di depan lab komputer yang untungnya tempat itu sepi tidak ada orang satupun yang melintas untuk melihat atas pertengkaran mereka berdua. ----- "kalau Kata kamu itu yang terbaik belum tentu itu terbaik untuk hidupmu" -Yumna Egita Anandiana Pratama "Aku selalu ada untukmu ketika kamu butuh bahu untukmu menangis." -Galih Geral Syahputra "Kau tau aku bukanlah lelaki yang baik, kenapa kau bertahan untuku?" -Farel Rien
Tous Droits Réservés
#292
return
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • KOTA BANDUNG & GITA
  • FALLING IN LOVE
  • BAPER [COMPLETED]
  • Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)
  • Leona[Hiatus]
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • Because I'm Stupid (End)
  • the other side
  • I'm promise with you

-Seperti halnya matahari dan bulan, semakin lama akan semakin terbenam dengan cahaya yang penuh kelam- -Gita. "Gue sayang lo den" nada bicara Gita terdengar sangat bergetar, menahan tangis yang semakin membuat dadanya sesak tak karuan "Gue, gue juga sayang lo" ucap Raden "Tapi lo ngga cinta gue den..." Gita tersenyum miris "Gue cinta Anaya, tapi gue sayang lo." ---------- "Lo mau hidup mau mati juga tetep di cap layaknya seorang sampah git" ucap Kalisa "Gue tau kok ca" ---------- "GUE CAPE GUE CAPE!! KENAPA DUNIA GA BERPIHAK SAMA GUE, APA GUE HARUS JADI JALANG DULU KAYAK KAKAK BIAR BISA DISAYANG SAMA KELUARGA!" Teriak Gita, ia memukul mukul dadanya dengan sangat kencang "Peluk gue" "C-cakra?" "Sini peluk gue, luapin apa yang lo pendem selama ini ta" Gita berlari kepelukan Cakra, mereka berdua itu sama sama sakit, tapi dengan cara yang berbeda. -------- "CAKRA AWASS!!!" BRUK!!!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu