Mistery School

Mistery School

  • WpView
    Reads 2,236
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 3, 2019
WpInfo
Fiction
Horror
_____ Tidak ada yang mengetahui peristiwa yang tersimpan di sekolah. Hanya aku, kamu, dan dia. Akankah aku menemukan siapa pembunuhnya?.. apa aku yang akan dibunuh? _____ "Gue yang lakuin itu semua, karena gue benci dia dan sekarang gue benci sama lo." -S "Ga seharusnya lo kayak gitu, lo udah mbunuh dia." -L "Gue gapeduli, dia udah ngerusak semuanya." -S "Terserah lo, tapi nanti lo bakal nyesel seumur hidup." -L "Lo akan mati sekarang, di sekolah ini saksi aksi gue mbunuh lo." -S ******** _There is no someone to know about you_ _____ @chindygita
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)
  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • MURDERER IN THE SCHOOL [Completed]
  • I Look U[FF-TXT] Judul Sebelumnya Can't You See Me?
  • Mystro {On Going}
  • Black Monster (Tamat)
  • KISAH DISEKOLAH (SELESAI)

[Sebelum baca, follow akunku dulu yah!] #1 dalam Mystery/Thriller [22 Januari 2019], #1 dalam Remaja [14 Januari 2019], #1 dalam Misteri [14 Januari 2019], #2 dalam Pembunuhan [2 Januari 2019] Kehidupan di SMA Argosaka yang semula tenang berubah menjadi penuh kekhawatiran. Insiden pembunuhan terjadi secara beruntun. Korbannya tak lain adalah siswa SMA Argosaka. Tak ada yang tahu alasan mengapa siswa-siswi tersebut dibunuh. Pihak sekolah menutup proses investigasi. Menetapkan kasus ini sebagai kasus bunuh diri. Akhirnya polisi harus menyerah dan undur diri. Namun, saat polisi menutup kasus, beberapa siswa justru mendapat petunjuk dari surat-surat anonim. Mereka harus memecahkan teka-teki isi surat anonim tanpa bantuan polisi. Apabila gagal, taruhannya adalah nyawa mereka sendiri. Saat persahabatan mulai diragukan, kejujuran mulai dipertanyakan, keselarasan pikiran tak mampu diusahakan. Kesetiaan pun menjadi ancaman. Apakah masih ada yang namanya teman? Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines