Absurd

Absurd

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 23, 2019
Kisah Sehari - hari, hanya fiksi belaka Cerita random bocah SMA. Yang dibahas pun 99,999% absurd. dan itu mencakup ke abstraknya yang di kemukakan. Tidak dipungkiri kalo itu adalah kebiasaan yang tidak pernah tertinggal. Layaknya Kopi tanpa Air, rasanya Pait. Tapi sebenarnya ini adalah cerita kesehariaan kita yang sebagai pelajar. Yuk! Baca. Mungkin suka:v Kalo ga suka, pura pura suka aja Don't Judg, Oke. Kemukakan pendapat lo, tapi jangan ngerusak karya orang Updatenya suka suka author yaa. Bisa sekali setahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, bahkan bisa perdetik. Salam, Bininye Lee Felix @Dyaa_ka -Bertebaran Typo
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Tahun Bersama Hari [Sudah Terbit]✔
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • ALRIN
  • MY BOYFRIEND
  • Airka: My Queen Bullying
  • LONJONG [COMPLETE]
  • ALIGAS [END]
  • Lovertone
  • ANGGARA & ARUNIKA
  • JAM 3 SORE

(Beberapa part terakhir akan dihapus secara berkala) Weita Karina adalah anak baru yang pindah sekolah dari Bandung karena ayahnya yang mendapat pindah tugas kerja, karena jauh dari bandung, tidak ada satupun teman yang mengenalnya di SMA barunya itu, ditambah lagi sifatnya yang kurang mudah bergaul menjadikannya merasa terkucilkan di kelas barunya. karena tidak ingin memikirkan hal-hal yang membuatnya semakin pusing, Weit memutuskan untuk tidak memperdulikan perlakuan teman-temannya dengan bertindak masa bodoh sama dengan yang dilakukan teman-teman barunya padanya. Berbeda dengan Hari yang juga sama-sama Siswa baru diSMA itu, mendapati kelas yang sama dengan Weit namun mendapati perlakuan yang jauh berbeda. mendapat rangkulan hangat dari teman-teman barunya. Weit langsung saja tidak suka dengan sikap Hari hanya karena Weit merasa iri paanya. namun kekesalan Weit tidaklah berlangsung lama karena Hari justru malah berbaik hati mengulurkan tangannya pada Weit yang kesepian. Penasaran nggak sama ceritanya. Yuk pantengin terus cerita kedua aku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines