Memilihmu Melepasmu

Memilihmu Melepasmu

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing1h 2m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 16, 2020
Novel ini bercerita tentang Lita dan cinta pada pandangan pertamanya, Pangestu disebuah sekolah menengah atas di salah satu kota di Bali. Tentang bagaimana ia mengenang Pangestu selama bertahun-tahun. Lita tidak bisa melupakan cinta dari masa putih abunya walau telah duduk dibangku perkuliahan. Lita sebagai perempuan yang merasa dirinya kuat, memilih untuk tidak memiliki cinta itu. Cerita dibuat dengan alur campuran, dimana Pangestu telah pergi dari hidup Lita namun suatu waktu Lita mengingat kembali kenangannya bersama Pangestu. Ternyata Pangestu pun demikian. Namun, Pangestu mempunyai alasan yang kuat untuk pergi dari sisi Lita. Hingga akhirnya mereka bertemu kembali namun tetap saja cerita cinta mereka hanya menjadi kenangan semata. Walau telah jauh Lita melangkah, telah bertemu orang baru, Pangestu akan selalu dalam hatinya, meski dengan memilih Pangestu juga berarti melepaskannya untuk selamanya. Rasa sayang tidak bisa diukur lewat sapaan atau seringnya kita bersama disekolah. Tapi rasa sayang yang sesungguhnya adalah dia yang tak pernah mengungkapkannya - Pangestu Karena tidak mudah memulai untuk jatuh cinta kembali-Duta Ia harus merelakannya, ia pernah memilih dan ia harus melepaskan pilihan tersebut.- Lita Kau tahu tatapannya meneduhkanku Kau tahu aku tak bisa mengelaknya Kau tahu aku selalu haus akan senyumannya Tapi kau juga tahu saat aku memilihnya Berarti aku harus melepasnya ...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Love in Air
  • MY BELOVED BABYSITTER (complete ✅)
  • Broken White - by eSHa
  • Miss Dandelion
  • We Best Love - No.1 For You (A Retelling)
  • TAKSUB (PBAKL 2019)
  • DUNIA EKSPERIMEN
  • KIRANA, MY DEAREST (complete ✅)

Ketika kita jatuh cinta, maka kita harus siap merasakan segala getir rasa didalamnya, jangan meminta rasa itu akan selalu menjadi manis, tetapi perihalnya kehidupan. maka cinta juga akan berubah menjadi rasa asam dan pahit. Terlebih lagi, ketika kita menyerahkan dia (sebuah nama ) yang kita cinta dalam untaian doa, karena cinta sejati bukanlah cinta yang membuat diri kita ingin selalu didekatnya dan memintanya agar selalu dekat kepada kita, namun sebaliknya cinta sejati itu, selalu memuja dalam kenangan. Karena sesungguhnya cinta adalah dia yang membawa kita kepada jalan hijrah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dear angin, kusampaikan salam rindu cinta ini untuknya, sampaikan kepadanya jika aku disini selalu menantinya. Karena aku tidak akan mengejarnya, namun membiarkan dia terbang melalui udara, jodoh pasti bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines