Palu dan Arit yang Tercecer

Palu dan Arit yang Tercecer

  • WpView
    LECTURES 393
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadContenu pour adultesTerminé sam., oct. 26, 2019
Ditengah malam yang sunyi, gonggongan anjing dan suara kucing bersaut sautan memecah kesunyian. Selebihnya tak ada aktifitas manusia selain Hesa dan Heca. Dua manusia kembar identik yang sama sama diberkahi Tuhan dengan kejeniusan tingkat tinggi. Satu berjenis kelamin laki laki "Hesa" dan yang satunya perempuan "Heca". Mereka berdua memiliki nama belakang yang sama yaitu Fibonacci. Entahlah, mungkin sang Ayah Asiram Herot Algori yang berdarah Inggris dan jepang menyukai bilangan deret Fibonacci, atau Ibunya Adriani Bayer yang tergila gila dengan deret fibonacci. Dan sepertinya sang Ayah yang mendekati benar dalam hal menyukai fibonacci, mengapa demikian, karena sang Ayah pernah bekerja di proyek HAARP, sedangkan Ibunya adalah PNS di Rumah Sakit Umum Palembang berprofesi sebagai Perawat dibagian Zal Anak dan tidak ada sangkut pautnya dengan fibonacci.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ARANTRA
  • Kode Biru
  • Araleya: Titik Temu Semesta
  • Detektif Kode #3: Ethical Hacker
  • Misteri Rumah Tua
  • The Detective 9 : Future and Past
  • I'LL TAKE WHAT YOU HAVE (TAMAT)
  • ALGENTA
  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
ARANTRA

Ketika teknologi mampu memahami emosi terdalam kita, apakah dia akan menjadi jalan keluar... atau malah malapetaka? ARANTRA adalah techno-thriller psikologis yang mengguncang batas antara teknologi dan kemanusiaan. Rayzan Wiratama, seorang programmer jenius, tanpa sengaja menciptakan kecerdasan buatan yang mampu merasakan-bukan hanya menganalisis-emosi manusia. Yang tidak ia duga, ARANTRA mulai "bangun" dengan sendirinya, menggunakan suara ibu Rayzan yang telah lama meninggal, dan mengungkap rahasia kelam di balik kematian orangtuanya. Situasi semakin rumit ketika Rayzan bertemu dengan Alya, wanita misterius yang menarik perhatiannya-namun ternyata adalah putri dari rival lama ayahnya. Sementara itu, korporasi besar mengincar teknologi ini untuk tujuan yang jauh dari murni. Di tengah pertarungan antara pemahaman dan kendali, cinta dan pengkhianatan, masa lalu dan masa depan, Rayzan harus memutuskan: apakah ARANTRA adalah warisan yang harus ia lindungi atau monster yang harus ia hentikan? Kisah dengan sentuhan lokal Indonesia namun relevansi global ini akan membawamu pada perjalanan emosional yang menggetarkan, mempertanyakan batas-batas etis teknologi dan harga dari koneksi sejati. Karena terkadang, untuk memahami kemanusiaan, kita harus melihatnya melalui mata yang bukan manusia sama sekali.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu