Menanti Senja Dipagi Hari

Menanti Senja Dipagi Hari

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 17, 2019
Sekelompok Puisi yang Mencoba Bersatu Agar Lebih Kuat lagi. Ah, Miris Sekali. Aku Namai Sajaknya Dengan Lugu Agar Berkesan Sedih Padahal Hanya Goresan Luka. Aku Berharap Tangisan Pembaca
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Enigma Sebuah Perasaan (End)
  • Diksi Dalam Sepi
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Just Words
  • INKONSISTENSI RASA (TERBIT)
  • CATATAN SEBUAH HATI : Puisi Cinta, Luka, dan Kerinduan
  • My Poems!
  • Almost.
  • Kata Terpendam
  • Perihku Ditinggalkan

Ini tentang aku, tentang kamu, tentang mereka. Semua tentang kita yang pernah ada, meski kini tak lagi bisa tuk bersama. Letakkan aku dalam kenanganmu, dan begitupun aku meletakkan dirimu dalam kenanganku. Tapi, akankah aku mampu untuk menghapusmu? Dan tidak lagi mengingat bahwa kamulah yang pernah sangat berarti untukku? Karena hingga sekian lamanya waktu memisahkan dan sejauh apapun jarak antara aku dan dirimu. Kamu masilah yang merajai hati dan pikiran ini. Jadi, jangan paksa aku untuk melupa karena itu tidak mungkin. Biarkan aku berteman dengan kenangan, lewat cerita-cerita yang ku bagi ini...

More details
WpActionLinkContent Guidelines