Aisha's Dream Story

Aisha's Dream Story

  • WpView
    Reads 11,785
  • WpVote
    Votes 389
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2020
Dari Utsman r.a. Rasulullah s.a.w. bersabda, "sebaik-baiknya kamu adalah orang yang belajar al Qur'an dan mengajarkannya." (Hr. Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai, Ibnu Majah) Imam Asy-Syafi'i rahimahullah berkata, "Saya tidak mengetahui sebuah ilmu -setelah ilmu halal dan haram- yang lebih berharga yaitu ilmu kedokteran, akan tetapi ahli kitab telah mengalahkan kita" Perjalanan hidup Aisyah Khoirunnisa dalam mengejar cita-citanya yang ingin menjadi dokter dan seorang hafidz quran termotivasi dari seorang Abi dan didikan agama dari sang Umi. Perjalan Cintanya dengan Habib Naufal di pondok pesantren dan harus Dia tinggalkan ketika belajar di Sekolah Menengah Atas. Apakah Cintanya beralih kepada Kak Azmi Assagaf di SMK atau masih tetap dengan Habib Naufal yang di Pondok? Perjalanannya mencari seorang Kakak Arifunnabil yang tak pernah di kenalinya...
All Rights Reserved
#556
dokter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Strata (REPOST)
  • KEKASIH ALLAH
  • Cinta dari Gus Ali
  • Dibalik Lencana Dan Sketsa
  • Kisah Habib Umar bin Hafiz
  • Cintai Aku Lewat Al-Qur'an
  • Dear Mawar Biru
  • Pahala Surgaku✓
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • Cinta Dalam Istikharah [ SUDAH TERBIT]

(DI PRIVAT ACAK) Daniyah Namira Handoko, atau yang biasa dipanggil Nami. Mahasiswi tingkat akhir Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) salah satu universitas negeri di Surabaya. Anak dari Muhammad Rian Handoko-seorang guru besar, sekaligus cucu dari Kyai yang sangat disegani masyarakat di salah satu desa yang ada di kota Gresik. Gadis yang tidak menganut pacaran seperti gadis pada umumnya. Karena ia mempunyai impian, untuk di taaruf ikhwan salih saja. Yang akan mencintainya tulus layaknya sang ikhwan mencintai-Nya. Karena yang menjadi pengukur utama calon imamnya adalah yang cinta, ketaatannya beribadah, serta keimanannya kepada Allah. Zahran Kahfi Athaillah. Pemuda yang rela menunda pendidikannya dahulu. Selain karena keadaan ekonomi, hal yang sangat ia pertimbangkan untuk tidak melanjutkan kuliah dulu adalah, ia harus membantu ibu mengurusi adik-adiknya. Ia tak tega melihat ibunya yang susah payah mengurus sendiri tanpa adanya ayah. Kini Kahfi merupakan karyawan di salah satu pabrik pembuatan pipa yang lokasi kerjanya tak jauh dari rumah. Untuk urusan cinta, Kahfi tak pernah memikirkan itu. Namun ketika ia melihat gadis yang selama ini ia kagumi diam-diam. Gadis bersuara merdu yang dulu bersama sering mengikuti berbagai lomba MTQ dan menjuarainya. Gadis yang tampak sangat anggun dengan gamis dan khimar panjangnya. Dan dari sana, Kahfi pun memikirkan masa depan dirinya sendiri. ... Dan satu persatu masalah naik ke permukaan. Dari Kahfi ingin mentaaruf Nami. Namun sebagian hatinya berbisik, siapakah dia hingga berani mentaaruf anak dari keluarga Handoko, yang jelas-jelas keluarga kaya nan terpandang, juga Nami yang mempunyai karir jelas. Sedangkan dirinya? Karyawan bawahan yang berpenghasilan sedikit dan untuk meneruskan pendidikan saja ia tak mampu. Semuanya dimulai, Tentang cinta Kahfi yang ingin mencintai dia karena Allah, bersama menuju jannahNya. Namun ketika strata yang sangat jauh dari kata seimbang, mampukah Kahfi berdiri dan melanjutkannya? ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines