Prolog : Seorang siswi SMA yg bernama Bela, terobsesi kepada teman laki-laki di kelasnya yang bernama Junot. Bela memendam cintanya dari kelas 10, hingga skrg dia sudah duduk dibangku kelas 12. Bela mulai memberanikan dirinya untuk mengungkapkan cintanya kepada Junot, sebelumnya dia hanya menulis sebuah puisi cinta dan kata-kata untuk Junot. Namun, semua itu tidak dapat mengubah sikap cuek Junot kepadanya. Junot adalah tipikal cowo yg jauh dari kata pacaran, bahkan dekat dengan cewek saja dia belum pernah. Di suatu waktu, Bela merasa jika perjuangannya selama ini sia-sia, hingga dia memilih jalan yg salah dengan meminta bantuan dukun untuk mendapatkan Junot. Dia rela mengeluarkan uang berapapun untuk membayar dukun tersebut, namun ternyata dia malah di tipu, karena dukun yg bela datangi bukan dukun asli melainkan dukun gadungan. Kemudian Bela, bertemu dgn seorang ustadz yang memberikan nasihat, bahwa jodoh itu ditangan Tuhan bukan ditangan dukun. Namun, bela masih juga belum menyadari akan keobsesiannya karena cinta, hingga dia tidak sengaja membaca sebuah majalah yang baru dibelinya tentang azab org yg bersekutu dgn dukun. Cerita didalam majalah tersebut mengusik pikiran dan ketenangan Bela. Sehingga bela menyesali perbuatannya selama ini, dan memutuskan untuk menghilangkan obsesinya karena cinta. Ia pun menyadari bahwa selama ini dia hanya fokus kepada satu titik yaitu mengejar cinta seorang laki-laki yang sama sekali tidak pernah memperdulikannya, padahal disisi lain masih ada sahabat yang setia menemaninya. Akhirnya Bela memutuskan untuk fokus menghadapi UN, dan mengubah dirinya untuk lebih menghargai orang-orang yang ada disekitarnya.All Rights Reserved
1 part