Love Through The Lens

Love Through The Lens

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 4, 2022
"Cari gue?" Suara berat itu sukses membuat Salsa terlonjak kaget. Bagaimana tidak kaget jika Vian tiba-tiba telah berada dibelakangnya. "Ehh.. itu.. anu" Salsa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Dia gugup setengah mati seperti maling yang ketahuan. Tiba-tiba Vian menarik paksa kamera dari tangan Salsa. "Eh kamera gue mau lo apain?" Tanya Salsa masih dengan nada gugup. "Lo punya hak apa ngambil foto gue sembarangan?" Tanya Vian dengan tatapan mengintimidasi. "Si-siapa juga yang mau moto lo" Bohong Salsa. "Gak ada siapa-siapa tadi di depan perpustakaan selain gue" Sentak Vian. "Gue paling gak suka kalau ada yang ngambil foto gue sembarang! tanpa seizin gue!" Kata Vian setengah teriak, kemudian membanting kamera Salsa ke lantai.
All Rights Reserved
#155
vian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • Sweet Combat
  • this is me
  • RAISEN
  • KEYNANDO™ ✔
  • Heart to you.(END)
  • DRABIA [END]
  • AGGA
  • Capricorn

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines