Thank You To My Self

Thank You To My Self

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 13, 2019
Andaikan waktu itu aku lebih berani, Andaikan aku menyatakannya lebih dulu, Andaikan hati ini tak memendamnya, Andaikan bibir ini tak merahasiakannya, Andaikan takdir memberikan izin untuk kamu tau, Apakah akan ada yang berubah? Apakah dirimu akan memandangku? Jangan! Pertanyaan itu seharunya tak ada Yang pantas menjadi pertanyaan, Apakah aku pantas? Walau andaian itu terjadi, apa yang bisa di harapkan? saling mencintai dan bersama, oh ayolah itu hanya mimpi, mimpi yang bahkan tak boleh tuk di harapkan, harusnya pertanyaan itu tak perlu hadir, karena semua sudah terjawab, jawaban yang selalu ada namun tak pernah diakui, kenapa? Sakit, iya jawaban terlalu menyakitkan , membuat selalu ingin bersembunyi didalam pertanyaan dan berpura pura untuk tak mengetahui jawaban yang sudah ada didepan mata Waktu memang kejam namun takdir jauh lebih kejam, sayang sekali aku bukan sang waktu, sangat disayangkan juga aku bukan sang takdir, jelas aku bukan keduanya, aku hanya manusia , manusia yang memiliki batas waktu , manusia yang juga terikat oleh takdir. Awal yang manis dan akhiran yang pahit Sungguh ironis Tampak semuanya akan berakhir sama, atau mungkin lebih menyakitkan dari ini, Biarlah dan akhiri saja, hati ini sudah terlalu lelah, lelah untuk berlari didalam labirin cinta. Mari akhiri rasaku untuk mu.
All Rights Reserved
#3
akl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • My Husband VS My Boyfriend (On Going)
  • TENTANGMU YANG PERNAH ADA
  • Sebelum Luka
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • Falling [SEDANG REVISI]
  • Cahaya Dirimu
  • Maybe It's You(?)

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines