Aku Bukan Penulis

Aku Bukan Penulis

  • WpView
    LECTURAS 101
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 11, 2019
Aku bukan pengarang, apalagi seorang penulis. Ini bukan aku ; Aku seorang yang sangat jauh dengan kata realistis dan juga bukan seorang humoris. Kalau tak percaya,coba saja baca alasanku ; Jadi begini,aku hanya sedikit melampiaskan rasa dan segala harap yang sangat tak masuk logika hingga tersusun kata. Ditambah engkau juga suka merangsang segala pikiranku untuk terus menerus mencari arti makna kata bahagia. Sedangkan aku, Aku bisa apa? Menelaah frasa kata cinta saja aku tak sanggup. Diantara bayang, Juga aku lagi yang paling redup. Dan setidaknya dulu kita pernah tertawa dan sesekali bercanda,bersama lalu lupa akan suasana ; Hingga akhirnya kita lupa bahwa kita ini bukan kita yang sebenarnya ; Hanya tersusun sedemikian rupa dengan luka yang entah tak bisa di rasa dan tak bisa ditafsirkan oleh kosakata. Kalimat terakhir ; "Lagi-lagi aku kembali di ninabobokkan oleh hampa,juga tiada." Terimakasih, Tutupku singkat-
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Narasi patah hati
  • ALONE
  • TRUST ME ( And I Trust You ) (END)
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Stres In Life
  • Something Different
  • You're Here, But Not For Me
  • UTOPIS || Anthony Ginting
  • I Love You
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido