Story cover for Monokrom by Acimagination
Monokrom
  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jan 12, 2019
Terkadang kita mesti jatuh dan sakit terlebih dahulu,agar kita tau arti bangkit dan usaha menjaga hal yang sangat berharga dan penting bagi kita.

-Keluarga? yang saya tau hanya sebuah album tak bernyawa,dan terlukis ekspresi disana,
namun tidak menghangat kan.Hal yang semu,tanpa penerang,hal yang sulit di dapat sama orang yang kurang beruntung seperti saya. -Kayla

-Beri aku kesempatan sekali lagi Kay,aku akan memberikan yang terbaik,aku akan menebus semua kesalahan aku di masa lalu -Delon

-Lu hanya tertutup oleh kabut kebencian,sampe lu engga bisa liat seorang yang berlari untuk memberi lu penerang -Azka
All Rights Reserved
Sign up to add Monokrom to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dibalik Tawa  cover
Kita Sembuh Bareng? cover
Always Loving You cover
Alpha Mate cover
the protektif wedding cover
Let me Love You  cover
SO HURTS cover
𝐅𝐑𝐈𝐄𝐍𝐃𝐙𝐎𝐍𝐄 𝟐 [𝐄𝐍𝐃] cover
Seperti angin yang menembus luka [[COMPLETE]] cover
Eccedentesiast cover

Dibalik Tawa

16 parts Complete

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku