Liliana (Ketika Senja Berselimut Bintang)

Liliana (Ketika Senja Berselimut Bintang)

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 12, 2019
Gadis itu menengadah, menatap langit senja yang nyaris di tenggelem di teman kegelapan malam. Mata bulat indahnya tak mengerjap sesaat, dalam pandangan lurus. Dalam hitungan Detik airmatanya Mulai menetes di pipi. Terasa dingin karena embusan lembut angin malam di hanmparan Tanah kosong yang dipenuhi rumput ilalang yang telah mengering. Tepat beberapa senti darinya di tempat ia berdiri, dihadapannya Sebuah jurang yang curam. Dalam hitungan detik, matanya terpejam tak berdaya yang masih sembab oleh linangan air mata. Tangan panjangnya yang kurus, terbentang luas seolah memasrahkan apa saja yang akan terjadi di hadapannya, tak lama lagi. Gadis berambut panjang itu menghela napas panjang Dan berat, kemudian.... "LILIANA?" Suara memecah kesunyian itu membuatnya terkejut. Lalu, "Aaaarrrggghh!!" Jerit Liliana. 👩👩👩👩 Halo, Selamat datang di dunia Liliana-Teenfict. Mohon klik tanda bintangnya, biasakan Jika mampir beri jejak, ya. Terima kasih Sebelumnya.
All Rights Reserved
#25
teenlet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIANNE (My Happiness Is In You) (✓)
  • Fall Into You [ end ]
  • SHILA [END]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • King Bullying [TELAH TERBIT]
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • ZIA-IE
  • [3] ALONE [END] ✓
  • FIZYA
  • Starlight

_________________________________________ Kau datang tanpa sengaja, menyapaku dengan seulas senyum yang tak pernah kulihat sebelumnya. Memberiku sebuah kenyamanan yang tak pernah ku rasakan sebelumnya lalu mengajakku terbang dengan sejuta sensasi yang tak pernah ku nikmati, dan kau juga menghempaskan ku dengan sejuta rasa sakit yang membuatku meragukan rasa yang kau tanam selama ini. Sebelum akhirnya kau kembali menarikku dengan perlahan karena saat aku jatuh bukan kau sengaja menjatuhkan, namun tak sengaja kau lepas genggaman yang begitu eratnya. Tapi apakah kau pikir, kau bisa meraihku kembali? °Terimakasih sudah mau menjadi alasanku tersenyum. Terimakasih sudah membuatku bahagia karena mengenalmu, itu adalah hal paling indah yang aku alami. Dan terimakasih sudah mencintaiku dengan begitu sempurna.° _________________________________________ Happy Reading💜 Hope you like it this story Peluk cium untuk kalian semua yang membaca🌼💜

More details
WpActionLinkContent Guidelines