Heartbreaker

Heartbreaker

  • WpView
    Reads 642
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 14, 2019
"Zafran Hidayatullah nama yang tak pernah absen dari lisanku, seperti halnya dzikir dan sholawat yang menenangkan jiwa, namamu selalu punya andil dalam untaian do'aku. Aku tak tahu sejak kapan rasa itu ada, yang ku tahu rasa ini tumbuh subur dalam relung hatiku. Andai dapat ku atur rasa tak akan kulabuhkan hatiku padamu. Dimana hanya ada dia yang kau puja. Aku tak menginginkan cinta utuhmu, tapi bolehkah aku meminta sedikit celah dihatimu?" Nayla Zafira "Dia cinta pertamaku, cinta yang mengakar dalam jiwaku. Berhenti mencintainya adalah hal terakhir yang akan kulakuan dalam hidupku. Dia Ayu Angraeni, kekasih ku." Zafran Hidayatullah
All Rights Reserved
#80
zafran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Indifferent
  • Cinta Suci Zahra✓
  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • Jatuh Cinta Lagi
  • Distance
  • Ya ALLAH Aku Jatuh Cinta
  • Assalamualaikum Imamku
  • DI JODOHKAN DENGAN WANITA BERCADAR (LENGKAP)

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines