☺ Sepasang Merpati ☺

☺ Sepasang Merpati ☺

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 12, 2019
Sepasang pasangan yang tahu kemana dia harus pulang. Betapapun pergi jauh dia tidak pernah tersesat untuk pulang. sepasang yang romantis laksanakan sepasang burung merpati, ketika sang jantan bertalu-talu memberikan pujian, sementara sang betina tertunduk malu. Mereka tidak pernah saling mencaci. Sepasang kekasih ini, tidak pernah menyimpan kepahitan sehingga tidak pernah menyimpan dendam meskipun keduanya terpisah jarak yang jauh. Yang semestinya adalah jika kita bisa setia, menghargai & memaafkan pasangan kita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • SEYANG
  • FALLING IN LOVE
  • Feeling Love (On Going)
  • SENA
  • CERPEN (END)
  • Triangle 2

Awalnya, Oline hanya menjalankan permintaan Delynn-mengantar Erine pulang, menemani jika Delynn tak bisa, memastikan gadis itu baik-baik saja. "Tolong jagain Erine ya, gue lagi sibuk." Itu yang selalu Delynn katakan. Dan Oline, sebagai sahabat, selalu menurut. Tapi lama-kelamaan, semuanya berubah. Erine bukan sekadar tanggung jawab yang Delynn titipkan. Setiap keluhan tentang Delynn, setiap panggilan malam yang meminta Oline untuk mendengar, setiap tawa, setiap tatapan yang tak seharusnya berarti apa-apa-perlahan, semuanya mulai mengisi ruang kosong dalam hati Oline. Dia tahu Erine masih mencintai Delynn. Dia tahu dirinya hanya tempat persinggahan saat Delynn tak ada. Tapi semakin lama, semakin sulit baginya untuk mengabaikan kenyataan bahwa Erine selalu pulang padanya. Oline tak tahu sampai kapan dia bisa menahan perasaan ini. Tapi ada satu pertanyaan yang terus menghantuinya setiap kali Erine memilih meneleponnya daripada Delynn: Kalau Delynn tahu, dia akan marah nggak? Atau justru... dia memang tak pernah peduli?

More details
WpActionLinkContent Guidelines