Story cover for Let Go by sam_von
Let Go
  • WpView
    OKUNANLAR 167,002
  • WpVote
    Oylar 7,127
  • WpPart
    Bölümler 66
  • WpView
    OKUNANLAR 167,002
  • WpVote
    Oylar 7,127
  • WpPart
    Bölümler 66
Devam ediyor, İlk yayınlanma Oca 12, 2019
Adelia hanya bisa menghela nafas  saat melihat kekasihnya sedang bermesraan gadis lain.
Sakit? Pasti
Sedih? Sangat
Kecewa? Tidak usah ditanya lagi
Tapi Adelia hanya bisa diam.... diam tidak melarang ataupun menghalangnya.



Halo gaisss :), ini cerita pertama akuu... Semoga kalian suka yaaa!!
Tüm hakları saklıdır
İçindekiler
Eklemek için kaydolun Let Go kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#744menyesal
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
RosyPutri4 tarafından yazılmış Cheerful Girl [ENDING] adlı hikaye
53 bölüm Tamamlanmış Hikaye
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 9
Bad Girl VS Bad Boy {END}  cover
Sweet Relation✔ cover
Senja dan Langitnya cover
ALGAFA cover
M Y   B A D B O Y (Completed) cover
DARSEN [Proses Revisi] cover
Cheerful Girl [ENDING] cover
Prestige cover
Where The Feelings cover

Bad Girl VS Bad Boy {END}

73 bölüm Tamamlanmış Hikaye

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading