Irreplacable Yo'u

Irreplacable Yo'u

  • WpView
    Reads 471
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 6, 2020
Belum genap satu hari kepergian abangnya, ada satu fakta lain yang membuat Gladys Nandina Satya tidak menyangka mengenai hubunganya dengan Dika. Bagaimana bisa Gladys yang dinilai sebagai salah satu murid yang berprestasi di sekolahnya, bisa terbodohi dengan hubunganya sendiri yang sudah terjalin selama satu tahun? Bagaimana bisa-bisanya Gladys tertipu dengan sandiwara yang Dika ciptakan yang sebegitu rapihnya. Bodoh. Tolol. Bego. Ketiga kata itu cocok untuk dirinya. Kata putus telah Gladys katakan. Bendera move on pun sudah terkibar dengan kokoh nan kuat diatas sana, namun siapa sangka bendera move on yang sudah terkibar diatas kini turun sedikit demi sedikit seiringan Dika yang kembali mendekatinya, kembali memporak-porandakan semuanya bahkan menarik ulur perasaanya. Sebenarnya sandiwara seperti apa lagi yang cowok itu ingin ciptakan? Haruskah Gladys lagi yang menjadi bagian didalam sandiwara itu? Mengapa harus ia? "Gimana kalau kita taruhan." Dika bersedekap. "Taruhan?" Dika mengangguk. "Jadi gini taruhannya, kalau lo jatuh cinta lagi sama gue berarti lo itu harus jalan jongkok dilapangan sekolah sebanyak 50 kali putaran sambil teriak-teriak kalau lo itu cinta mati banget sama gue. Dan hal itu berlaku sama gue juga. Gimana?" "Jatuh cinta lagi? Emangnya lo pernah cinta sama gue?" "Ralat. Maksud gue kalau gue udah cinta sama lo. Tapi ada syaratnya dari taruhan ini, lo itu harus selalu ada didekat gue begitupun dengan gue." Kata 'deal' menjadi bukti bahwa Gladys menyetujui taruhan kali ini. Bendera taruhan sudah terkibar diantara keduanya. Itu berarti sandiwara telah dimulai kembali....
All Rights Reserved
#199
rumit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Cuaca
  • We Are One
  • About a Diandra Story
  • ARKASYA
  • AKSELIO NALENDRA
  • ARESKA DAN ALENTA (End)
  • 𝑨𝒃𝒐𝒖𝒕 𝑺𝒂𝒉𝒂𝒓𝒂 (ᴇɴᴅ)
  • Nadi Membenci Hati

"Tentang cinta yang datang, pada titik pertemuan yang tak pernah direncanakan." ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ Rama dan Aida, dua orang insan yang tak sengaja bertemu, ketika takdir sedang mempermainkan keduanya dalam tabu. Tabu yang tak pernah mereka sadari. Tentang rumah yang rusak, cinta pertama yang retak, dan dunia yang seolah tak pernah berpihak. Hingga di sebuah titik pertemuan itu, mereka terjerat dalam sebuah perasaan yang tak pernah mereka sadari, tak terlihat, bahkan tak sempat terucap. Perasaan asing yang membingungkan, melelahkan, namun juga ikut menguatkan. Seolah obat, yang mampu mengeringkan luka lama akibat kekecewaan, kerinduan, serta ketidakberdayaan. Ya, sebuah cinta telah hadir disetiap inci hati mereka. Memberikan getar dan degup yang belum pernah dirasa. Namun disaat yang bersamaan, takdir kembali membuka permainannya. Mengusik masa lalu hingga perlahan menorehkan luka baru, dikedua hati yang baru saja merasakan cinta. Apa yang akan mereka lakukan? Apakah mereka tetap akan mempertahankan perasaan yang perlahan membesar itu? Atau malah terperangkap dalam permainan takdir yang didasari oleh masa lalu yang kelam? Mari kita lihat bersama! ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ "Aku, menemukan mata Bunda dikedua matanya. Namun sepertinya, takdir tak mengizinkannku untuk terus menatap netra itu sepanjang nyawa." -Rama Kanziano Azrandra "Dan pada akhirnya, hidup hanya tentang datang dan pergi, mengenal lalu melupakan, serta bahagia kemudian terluka. Bukankah seperti itu cara kerja dunia?" -Andana Raidani Putri Update: Hari tidak tentu tapi 1 minggu update 2 kali

More details
WpActionLinkContent Guidelines