Cinta Yang Mendalam

Cinta Yang Mendalam

  • WpView
    Membaca 436
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 73
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 23, 2019
"cinta bukan hanya sekedar kata,tapi cinta adalah bertemunya dua insan yang saling menyayangi☀" Maaf yaa kalau ngga nyambung atau ada kesalahan kata Buat yang gabut medekat,buat yang galau merapat Vote and komen👍
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#134
katacinta
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • friendship of two worlds
  • Falling Down
  • Gear bracelett and Key necklace (Mpreg)
  • My Sweet Omega (COMPLETED) ( BELUM DI REVISI❗)
  • Kaulah Belahan Jiwa Ku
  • Love Shot
  • Cerita Adit & Dimas

Hujan turun pelan di atas pemakaman yang sepi. Langit kelabu menggantung rendah, seolah ikut berduka. Seorang gadis berbaju hitam berdiri kaku di depan sebuah nisan. Tangannya gemetar saat menggenggam bunga putih yang mulai layu, kelopaknya basah oleh hujan-atau mungkin oleh air matanya sendiri. Ia membiarkan air mata jatuh satu per satu, tanpa berusaha menghapusnya. "Andai waktu itu gue ada di sana..." Suaranya serak, hampir tenggelam oleh angin dan rintik hujan. "Mungkin sekarang kita masih bareng, Rel. Lo masih berdiri di samping gue-cerewet, ketawa tanpa mikir, seolah dunia nggak pernah bisa nyakitin kita." Ia menunduk, bahunya bergetar. Tanah di bawah nisan itu masih basah, masih baru-seperti luka di dadanya yang belum sempat kering. "Tenang di sana, ya," bisiknya lirih. Angin berhembus pelan, menyapu rambutnya yang basah, seolah menjawab doa yang tak pernah selesai. Hari itu adalah hari pertama tanpa Aurel- hari yang tidak pernah benar-benar dimulai, karena sebagian dari dirinya ikut terkubur di sana.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan