Edisi Cerbung (Cerita Bersambung)
Panggil dia Nay, anak gadis yang membenci Ayahnya sendiri, dia membencinya seperti benci dirinya sendiri. Bahkan dia menyesal pernah memanggilnya Ayah, mengutuk diri kenapa Tuhan memilihkan dia terlahir dalam keluarganya. Sebagai seorang pembenci, dia memerankan peran dengan sangat baik. Tak terhitung luka dan kekecewaan yang telah dia torehkan pada wajah dan batin orang tuanya.
Panggil dia Lai, adik kecil Nay yang belum genap berusia 10 tahun, tapi mengerti benar arti sebuah pengorbanan, dia tumbuh dengan penuh kebaikan dan kebijakan, mentalnya berkembang lebih cepat dibanding fisiknya.
"Amak, Lai janji akan jadi anak baik. Lai janji Amak."
kisah ini tentang takdir getir sesosok malaikat yang harus menulis semua catatan kehidupannya.
Kisah ini hanya fikti, jika ditemukan kesamaan nama tokoh atau tempat, hal tersebut tentu tidak disengaja. tentu tulisan ini terinspirasi dari ratusan buku yang sudah penulis baca.
selamat membaca
All Rights Reserved