Aku dan Soniq

Aku dan Soniq

  • WpView
    Reads 818
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Sun, Jan 27, 2019
Hari-hari itu kacau, aku tau, bisa di bilang aku seperti bunga kertas, indah, tapi bukan bunga yang tahan oleh air, bahkan aku tidak butuh air. lukisan ku dirobek seperti sombolis menghapus kenangan indah yang pernah dibuat, tidak pernah tau seperti apa perjuangan seniman yang mengukir indah senyum sang gadis Senja. menghilanglah dari bumi jika kamu mau, aku bisa sendiri, bahkan sudah terbiasa. Sulit memang untuk diceritakan, aku harus menulis cerita ini agar kamu membacanya. ironis, aku harus terbasahi oleh air mata yang bukan hujan tapi membuat sakit, bukan di raga tapi di tempat yang tak terlihat. pilu yang sekedar ilusionis dari keadaan yang menyedihkan, sikap antagonis yang datang dan memarahi ku kemudian memutilasi hatiku dengan penuh kekejaman. semua itu aku tuliskan dalam puisi tak bersinkron. agar kau tau, aku benar-benar bergumam dalam rasa sakit. Januari kejam, 27-2019
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Thanks for all
  • perjalanan cinta rumit
  • Yang TERLUPAKAN.
  • MISS MY BESTFRIEND
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • Andai bisa
  • Senja Yang Tak Kembali
  • EXOBANGTAN [END]

Bagaikan tenggelam dilaut yang dalam dan gelap.air terus memenuhi paru-paruku.aku tidak bisa bernafas.Aku tak mampu berenang kepermukaan,dan aku sudah tenggelam terlalu dalam.Namun,ada satu hal yang lebih menyakitkan dari semua ini.Mengetahui bahwa aku masih hidup,itulah yang lebih menyakitkan.Awalnya aku kira semuanya sudah berakhir.Namun,ada satu tangan yang meraih tanganku dan membawaku keluar dari penderitaan itu.ucapan ini untukmu yang selalu ada untukku,"terima kasih".

More details
WpActionLinkContent Guidelines