Terima kasih,
Engkau telah sempatkan 'tuk tinggal, walau semestinya engkau pergi...
Apakah aku harus senang atau sedih, aku tidak tahu.
Aku tahu engkau bersikap dingin untuk melindungi sesuatu yang hangat, berkata kasar untuk menutupi sikapan lembut, dan tawamu menyembunyikan sebuah tangis.
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Awalnya aku kira mudah untuk melupakan perasaan ini. Tapi kenyataannya, semakin aku berusaha melupakan, justru perasaan ini makin bertambah. Hingga aku sadar I'm still love her from the first, now and later.