I love my leader

I love my leader

  • WpView
    Reads 523
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 11, 2019
"Kalaupun Gw ikutan geng motor, itu bukan berarti gw cewe nakal ato apalah. tp gw cuman mau ngalirin hobi gw doank" -Nazeeya Olivia- "Gw ga paham aja sama jalan pemikiran lo itu, lo perempuan lo cantik tp kenapa lo mau masuk ke geng motor yang notabenenya cowo semua" -Demian vito alexander- "Siapapun yang berani ngusik hidup gw, berarti dia sama aja menaruhkan nyawanya sendiri " -Nazeeya- "Gw ga tau harus bersikap kya gmn lagi, tp yang terpenting sekarang gw ngerasa kalo lo itu pelengkap hidup gw." -Nazeeya olivia- "Zey, ga penting kalo lo nanya knp gw bersikap baik ke lo, ga penting kalo lo nanya knp gw perhatian ke lo, ga penting kalo lo nanya knp gw slalu stay disamping lo. Karna apa? Karna itu semua percuma zey, itu semua percuma karna jawabannya sama yaitu "GW LAKUIN INI SEMUA KE LO KARNA GW SAYANG KE LO" -Demian Vito Alexander-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's My Best Friend [END]
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • ALSTARAN [END]
  • The King of Hazsa {Tidak Dilanjutkan}
  • Love Story
  • ZATARFA (Tamat)
  • SPOILEDBOY
  • THAKSA (On Going)
  • COOL BOY VS BAD GIRL

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

More details
WpActionLinkContent Guidelines