Satu hati dua pelangi

Satu hati dua pelangi

  • WpView
    Leituras 27
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, jan 18, 2019
Putus cinta merupakan situasi yang mengerikan dan menyakitkan. Aku tak pernah mengharapkan hari itu ada di dalam hidupku. Aku selalu mengutuki hari itu. Hari dimana ketika dia memilih pergi tanpa berlalu, memilih pergi dan menghilang. Hatiku bukan hanya jatuh, hatiku hancur berkeping-keping. Sampai saat ini aku kesulitan menemukan kepingan itu. Lukanya belum juga kering. Seperti itulah yang ku rasakan, sama sekali tak menyenangkan.
Todos os Direitos Reservados
#173
tulisan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • TITIK LUKA 2
  • Antagonis
  • LUKA(KU)
  • Perihal Waktu
  • KHALILA AND OTHERS
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • After loving you [TAMAT]
  • Antara Teman dan Teman Hidup

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo