Monolog
  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 9, 2019
Suatu benih yang menemukan tempatnya tepat untuk tumbuh pasti akan tumbuh subur. Ditambah lagi selalu dirawat dengan penuh kasih sayang. Seperti halnya perasaan, saat menemukan tempatnya berlabuh dan selalu di perhatikan pasti akan tumbuh semakin besar. Tapi terkadang, rasa salah memilih tempat berlabuh. Saat hal itu terjadi, hanya ada dua pilihan menetap di tempat perlabuhan atau memilih pergi. Menetap hanya akan membuat rasanya semakin besar tapi pergi juga tidak selalu membunuh rasa yang sudah terlanjur tumbuh. Jika hal itu terjadi, apa yang harus dilakukan? Apakah bertanya kepada hati? Atau memilih menggunakan logika?
All Rights Reserved
#47
monolog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After Such A Long Time (Hiatus)
  • EPIPHANY
  • benci dan cinta
  • HER SHADOW
  • Sekali Lagi
  • Derena
  • EVERY ROSE HAS A THORN
  • Race and Love
  • (Re) - Married (completed)
  • SEBENING CINTA (TAMAT)

⚠️⚠️Normalisasikan vote, komen dan follow terlebih dahulu sebelum membaca. Menceritakan seorang lelaki yang berusaha untuk bisa mendapatkan kembali apa yang telah hilang dari kehidupannya. Namun terkadang dirinya dipatahkan oleh kenyataan yang mengharuskan dirinya untuk bisa merelakan sang pujaan hati walau tekesan sulit. Dirinya tidak mengetahui dimana keberadaan sang pujaan hati, yang justru membuat dewangga kesulitan untuk sekedar mencari informasi atau keadaan gadis tersebut. "Jika proses saya untuk bisa menemukanmu tidaklah mudah, saya akan terus menunggu kalau memang itu kamu hasilnya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines