Cinta Tanpa Pertemuan (fat girl)

Cinta Tanpa Pertemuan (fat girl)

  • WpView
    Membaca 8,603
  • WpVote
    Vote 441
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jul 28, 2019
WpInfo
Fiksi Penggemar
"kalo ini masalahnya kamu ngomong! Jangan diem kayak gitu, jangan cuek kayak gitu. Kalo kamu nggak ngomong, aku nggak bakalan tau mau kamu tuh apa? aku nggak akan tau masalahnya itu apa? salah aku apa!" ucapnya sambil memegang kedua bahu ily. "hiks...ily gak mau kalo mas ngerasa tersinggung nanti kalo ily nolak mentah mentah tawaran mas. tapi ily juga gak bisa mas! mas liat kan tubuh ily? ily gak bisa jadi atlet kek gitu. maaf mas mungkin cara ily salah, tapi ily ngerasa gak pantes aja buat mas. Ily udah banyak salah sama mas! hikss..maaf!" jelas ily sambil menangis dan mencoba melepaskan tangan Ali dari bahunya. "kalo kamu nggak mau, kamu bisa bilang langsung ily, kamu nggak perlu maksain diri kamu. Aku juga gak maksa. Aku nggak peduli kalo kamu nggak ikut. tapi kamu jangan dingin ke aku lewat chat, aku bingung ly. Kamu tau, aku pusing liat balesan chat kamu yang nggak kayak biasanya! aku..a-aku...aku sayang sama kamu ly!" jelas Ali sambil mempertahankan memegang kedua bahu ily yang sejak tadi ingin ily lepaskan. Mata Ily membulat, benarkah Ali menyayanginya? ataukah dia hanya ingin menghibur Ily yang sejak tadi menangis?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#107
lala
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • BAM (Betapa Aku Menyesal) {END}
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • About Us and Love
  • PRILLY'S SECRET
  • Fragile
  • Again and Again
  • My Naughty Girl (Sequel MLB) (END)
  • Dia Bahagiaku
  • I Don't Understand
  • ketika benci menjadi Cinta

" Lo pasti malu kan, punya cewek lumpuh kaya gw " ucap Prilly yang membuat Ali menempatkan jari telunjuknya di depan bibir Prilly untuk membuatnya diam, tapi bukannya diam Prilly makin menjadi-jadi. " Li, gw minta sekarang Lo pergi dari sini, tinggalin gw, gw gx mau lihat Lo lagi, toh bentar lagi gw bakal mati ko " Prilly Latuconsina sangat menyesal akan kesalahannya mengusir Ali dari kehidupannya. karena kesalahannya dia harus mencintai Ali dengan menahan rasa sakit yang sangat menyakitkan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan