KARAMEL
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 17, 2019
Tentang seseorang yang enggan untuk menerima, memilih untuk mengacuhkan, mengabaikan, menghiraukan dan mendiamkan. Mencintainya selama kurang lebih 2th belakan ini membuatku semakin di tusuk ribuan besi takkasat mata. Apa salah dengan usaha? Usaha yang ku buat burukkah di mata-mu? Atau aku memang tidak pantas denganmu? Bagaimana dengan perjuanganku? Bertahan atau menetap? Atau mungkin memilih pergi ke hati baru untuk sekedar penenang? Jadi aku harus bagaimana? Sikapmu semua bertolak belakang. Pernahkah aku berada di pikiranmu. Ada dalam sekelebat dan menerusuknya masuk kesela-sela hati dimana kau bisa menganggapku. Bila hatiku sudah tidak memilihmu apa yang kau lakukan? Ahh ... aku berharap kau akan menyesal tidak melirikku dan kembali kepadaku tapi apa itu tidak mungkin bukan?. ____ Aku sombong apapun itu aku tidak peduli hanya saja aku memilih dari yang terbaik. Mengetahuinya tidak lagi memperjuanganku membuat hari hari tampak serasa seoalah olah di tutupi awan hitam.
All Rights Reserved
#31
menjauh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Backstreet: Life After Breaking Up
  • You're Here, But Not For Me
  • Pengantin Bayangan (SELESAI)
  • BarraKilla
  • HARUSKAH KU PERGI
  • MORALLESS
  • flashback~
  • Plot Twist - Hartono's Fam [END]

Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines