Rindu (ER atau R)

Rindu (ER atau R)

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 13, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak semua orang bisa menebak apa yang akan terjadi nanti, tidak ada yang bisa membaca pikiran seseorang, tidak ada yang bisa tahu rencana Tuhan. Aku selalu percaya Takdir, siklus kehidupan yang Tuhan rencanakan selalu berjalan indah tanpa kita duga (Reya). Meskipun dalam perjalanan atau prosesnya menuai banyak konflik antara hati dan perasaan. Hati diciptakan Tuhan untuk merasakan apa saja.Mulai dari sedih-kecewa-bahagia dan apapun bisa hati rasakan. Melalui perasaan lah hati bekerja. Reya selalu berusaha mengendalikan hatinya, Namun hati tidak bisa berbohong. yang Reya ingin hanya Ervan, Lantas bagaimana agar Ervan tahu Reya mencintai nya? Bagaimana agar Reya bisa meluluhkan hati Ervan, atau sebaliknya.. Rindu yang Reya rasakan biarlah pergi begitu saja bersama kediaman hati nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA
  • Raden Aluna | END
  • FIRA (Revisi)
  • Akai Ito - 赤い糸 (Complete)
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • Cinta Yang Tak Pernah Selesai
  • MEMBUKA LEMBARAN BARU
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Kita Beda Tuhan [TAMAT]

Aku takkan menyalahkan takdir bila memang harus berpisah, Aku hanya membenci hari hari setelahnya. Berharap menemukan senyuman itu di ladang yang tandus, kering dan sunyi. Seperti itulah gambaran perasaan seorang ayah, Disaat hakim memutuskan untuk mensetujui perceraian. KARMA! Jika memang karma,aku baru saja memulai kisah. Bukankah tuhan membenci sebuah perceraian? Lalu apa ini sebuah takdir untukku? Optimisku masih positif, mungkin ini jalan yang terbaik untuk kata berpisah. Rasa optimisku menuntunku untuk bertemu pilihan tuhan, dengan hadirnya dia yang mampu mengubur masalaluku tapi tidak untuk menemani hari tuaku. Benci tanpa kata iklas, sudah merasuk dalam hati. Mengambil alih susunan memori kenangan agar tak terlintas dalam benak. ~Seseorang tidak Terlahir untuk Jadi Pemimpin Namun Keadaan yang Memilihnya~ ~Ketika Cinta Menjadi Nyata,Dia akan Menemukan Jalannya Sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines