We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DIARY HANA PART 1

DIARY HANA PART 1

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 13, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Disuatu pagi yang cerah datang seorang gadis yang cantik dan anggun. " Hana !" ( panggil dila ). Hana pun terkejud dan bingung lalu ia menoleh sedikit. " Hana, ini aku dila , kamu lupa?" Hmm coba kufikir dahulu. oh iya kamu dila sahabatuku. "Ya Allah maafkan aku ya aku lupa "( kata Hana ) "iya ga papa kok "( Dila ) "sekarang kamu kuliah dimana ?" ( tanya Dila ) Hmmm aku kuliah di UI sekarang ( jawab Hana ) "ohh". ( jawab Dila) "Dila, kalau kamu kuliah dimana?". "aku di Universitas Diponogoro , Semarang " ( jawab Dila ). akhirnya Dila dan Hana berpisah di Halte bus. "Saat malam hari Hana befikir sesuatu." Kira - kira dimana ya rumah Dila , gimana ya mana besok hari ultah nya, hmmm , aha! aku punya ide atau aku *whatsapp* dia aja ya? bingung haduh! Gimana ini ?!" Keesokannya. Hmm gimana nih!!!!! ( Hana ) kring kring kring ( suara telefon dari dhira )" lya Assalammualaikum, kenapa dhir?" ( jawab Hana)". " waalaikumsalam Han kayak nya aku ngga bisa bantuin kamu deh beliin kado buat temenmu itu..." ( jawab dhira) . "Ya Allah, beneran kamu dhir ya sudah nanti aku beli sendiri ya... Assalammualaikum "( jawab Hana ) "maaf ya Han Waalaikumsalam " ( jawab dhira ) Akhirnya aku beli sendiri kenapa begini ya?! Biarinlah yang penting udah beli kadonya.
All Rights Reserved
#12
celah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ArKa (End)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Nikah Muda
  • tentang sebuah rasa
  • DIKANESHA
  • ISTRI GEN -Z
  • Rumah Tanpa Atap
  • ANELKA CALVARY
  • 7 hari menggapai cintanya

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines