DAM SOUL

DAM SOUL

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing1h 32m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku merasa tidak berguna jika bergantung di bahu perempuan," timpal Alec. "Kecuali jika kau juga bergantung padaku." "Aku tidak membutuhkanmu," jawab Cal kaku. Dia selalu mengutarakan kalimat ketus dengan suara yang amat menenangkan. "Aku hanya butuh membalas kebaikan ayahmu." "Aku bisa memberimu hal yang belum pernah kau dapatkan." Alec terkekeh pelan, "tentunya bukan uang, karna aku tau kau punya cukup uang untuk menyokong hidupmu." Tawa Alec hampir pecah, mengingat kembali ungkapan Cal pada hari pertama mereka bertemu. "Apa yang bisa kau berikan?" Tanya Cal. Tidak terprediksi bahwa dia sedang terlihat serius. "Mungkin," Alec pura-pura berpikir, "cinta?" Dia seperti mengatakan permulaan lelucon. "Aku tidak butuh cinta." Timpal Cal, masih serius. Benar-benar salah menanggapi. "Semua orang butuh cinta." "Kecuali aku." "Kenapa?" Alec mengerutkan kening. Bukan karena dia merasa di tolak, tetapi menurutnya Cal aneh. Gadis itu punya banyak teori pribadi di kepalanya yang kecil. "Apa yang kau dapat dari cinta? Kebahagian? Ingatlah, cinta juga yang menyebabkan kemelaratan, kehampaan, kesedihan, keterpurukan, kehilangan." Hal itu selalu mengisi kepala Cal, namun ini pertama kalinya dia memberitahu seseorang tentang pendapatnya. "Kenapa kepalamu penuh dengan hal yang negatif?" Alec ternganga tidak percaya Cal mampu berkata sedemikian rupa. "Berpikir negatif membuatku bersiap-siap untuk membangun pertahanan diri." Jawab Cal. "Mengapa ada kalimat 'harus berpikir panjang'? berpikir panjang artinya berpikir positif dan negatif sebelum melakukan tindakan. Yang positif, tidak perlu dipikirkan, karna itu hal yang bagus, menyenangkan. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana cara bertahan ketika hal yang negatif terjadi." Update twice a week guys, happy reading..... Vote and comment...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SIAPA? |✓|
  • TAKDIR TERINDAH
  • BENAR UNTUKMU [C]
  • 𝐔𝐒𝐓𝐀𝐙 𝐃𝐀𝐘𝐘𝐀𝐍 𝐙𝐈𝐐𝐑𝐈
  • LOVE & LEGACY [OG]
  • 3 Gadis Bunga (Revamp)
  • 1/3 percaya x tidak cinta
  • Nyangga
  • Dari Benci Jatuh Ke Sayang [Completed]

~ FIRST BOOK ~ × Series {1}× 🤍🌹 Disebalik setiap kebenaran, terselit sebuah rahsia yang sukar untuk diterima. Antara persahabatan dan keluarga. Mana satu yang akan dipilih. Setiap keputusan bakal memusnahkan salah satu daripadanya. ~•Sneak Peak•~ Tersedar dari koma yang lama bukanlah sesuatu yang mudah buat Eshal Raissa. Dirinya seperti bayi yang baru dilahirkan, segala kenangan dan memorinya selama ini hilang begitu sahaja. "Alhamdulillah Rai dah sedar. Jangan dilayankan perangai angah ni. Apapun papa bersyukur sangat bila Rai dah sedar. Hampir dua tahun Rai koma." -Tuan Razin- Ya, dua tahun dia tidak sedarkan diri. Apa sebenarnya yang berlaku pada dirinya. Kehadiran Muhammad Eijaz Al-Fateh pula mengelirukannya. "Setiap keputusan yang kau akan buat lepas ni, aku harap kau boleh fikir dulu betul-betul. Jangan mudah percaya dengan kata-kata dari orang yang kau tak kenal. Faham" -Muhammad Eijaz Al-Fateh- Jika apa yang Eijaz katakan itu benar, bagaimana pula dengan Firdaus? "Lepas kau bergaduh dengan Eijaz, dua tahun juga aku tak nampak kau," -Firdaus- Kedua-duanya membuatkan Raissa pening. Kini ditambah pula dengan perangai papanya yang acuh tidak acuh sahaja melayannya. Apa salah dia??? Siapa Muhammad Eijaz Al-Fateh? Siapa Firdaus? Siapa pula Dandy? Dan siapa sebenarnya Eshal Raissa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines