Cinta Allah

Cinta Allah

  • WpView
    Reads 1,147
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 9, 2019
(HIATUS SEMENTARA) Awalnya Zakil pasrah dan rasanya ingin berhenti untuk menyukai Maera, karena dia tidak memiliki apa-apa kecuali harta peninggalan orang tuanya yang telah lebih dahulu bertemu dengan RabbNya. Ketika Sabil seorang dosen melamar Maera membuat hati Zakil hancur. Sabil orang yang hampir terbilang sempurna di sisi agama maupun di sisi kemapanan mampu membahagiakan Maera. Sedangkan Zakil harus mengikhlaskan Maera agar dia bahagia, namun Allah berkehendak lain.
All Rights Reserved
#18
sabil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Untuk Laut
  • Lawful Love
  • Apa Kabar, Luka? (TAMAT)
  • SABIL
  • Ana Uhibbuki fillah Zawjati
  • BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi]
  • Kali Kedua
  • guz itu suamiku???
  • Cinta untuk pak Dosen![Completed/Revisi]
  • This is a Dream

Maura Elvaretta Zahira, gadis ceria berambut panjang yang selalu tampak bersinar di mata orang-orang. Di balik senyumnya, ia menyimpan luka masa kecil yang belum sembuh-kehilangan ayah yang ia cintai dan ibunya yang menikah kembali. Meski rapuh di dalam, Maura tumbuh menjadi pribadi yang ambisius dan pekerja keras. Ia ceroboh, sering gegabah, dan tak jarang memainkan rasa percaya dirinya untuk menutupi ketakutan yang tak pernah ia akui. Lalu ada Mahzan Rafiq Al Muaffaq-siswa kelas dua SMA yang dikenal pendiam, dan tenang. Putra pemilik pesantren dan seorang dokter ini tumbuh dalam nilai-nilai agama yang kuat. Ia merupakan murid kebanggaan guru. Mereka dipertemukan di SMA. Dalam riuhnya masa remaja, Maura jatuh hati lebih dulu. Ia tak menunggu waktu terlalu lama untuk mengungkapkan perasaannya. Tapi Mahzan menolak-bukan karena tak ada rasa, melainkan karena ia tahu, cinta tak cukup hanya dengan saling suka. "Aku bukan tak ingin, Maura. Tapi kita punya Tuhan yang mengatur waktu. Dan saat ini, belum waktunya kita jadi satu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines