Benang Merah

Benang Merah

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 14, 2019
Jomblo perak, demikianlah julukan Vina buatku. Menurutnya aku ini makhluk langka yang tidak perlu dipertahankan keberadaannya. selama dua dekade hidupku, aku memang belum pernah sekalipun merasakan yang namanya jatuh cinta, apalagi pacaran (tapi aku naksir setengah mati sama Chris Evans, itu masuk hitungan nggak?). Dan sepupuku yang unik itu memang selalu punya cara yang nggak biasa untuk menolongku. Pada ulang tahunku yang ke 25, ia membawaku ke TUKANG RAMAL! Tukang ramal aneh yang lebih mirip anggota boyband. Tapi di ruangan kerjanya yang berhiaskan bulan, aku menggali masa lalu, dan aku mengetahui, kalau KARMA itu berlaku.
All Rights Reserved
#718
office
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Butterfly Effect
  • Substitute Bride [End]
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • DESTINY OF MY LIFE (END)
  • Beautiful Sunset
  • ALA
  • ANTAGONIS ✔✔
  • i hate you bossy!
  • CAKRA KEEGAN TARIQ [Revisi]
  • CLOVER 2007 (END)

Di usia yang telah memasuki 25 tahun, aku merasa seperti seorang penonton di pinggir lapangan, tersingkir dari hiruk-pikuk serunya kisah cinta masa remaja yang dulu begitu membara. Mati rasa kini perlahan menggerogoti diriku, mengambil alih hari-hari yang dulu dipenuhi oleh harapan dan semangat. Tak ada lagi senyuman yang muncul di pagi hari karena antusiasme akan bertemu kekasih di sekolah. Tidak ada lagi getaran hati ketika mendengar deru sepeda motor yang selalu menemaniku menuju sekolah. Tidak, tidak ada lagi. Yang tersisa hanyalah rutinitas hari-hari yang melelahkan, penuh kesal dengan pekerjaan yang semakin menumpuk, seakan-akan menyerap semua energiku. Hari-hari yang terasa monoton diisi oleh rentetan pekerjaan yang tidak ada jedanya. Aku, Ayleena Pratiwi, merindukan kupu-kupu kecil yang pernah berterbangan dalam perutuku--sensasi aneh namun menyenangkan yang dulu selalu menemaniku. Perasaan mulas disertai jantung yang berdegup kencang, yang dulu begitu intens kini hanya menjadi kenangan samar. Rasanya seperti berusaha mengingat melodi sebuah lagu yang pernah ku dengar, namun seiring waktu, liriknya hilang dari ingatan. Ah, kapan terakhir kali aku merasakannya? aku bahkan sudah lupa. UPDATE TIAP JAM 7 MALAM

More details
WpActionLinkContent Guidelines