Story cover for LUKA by papay_ppyyy
LUKA
  • WpView
    Reads 262,006
  • WpVote
    Votes 7,001
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 262,006
  • WpVote
    Votes 7,001
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Jan 14, 2019
plak.. plak... bunyi tamparan itu begitu nyaring. sehingga meninggalkan bekas dan perih secara bersamaan di pipi Nena.. 
"aaaaaa.... tooloooooongg... toloooong"
"diam... atau kau akan merasakan yang lebih sakit dari ini" ancam Odi.
"jangan di.. aku mohon... sakit di. aaaaaaaaahhh... aku sakit. hiks hiks"rintih Nena.
"cukup diam dan terima aku di dalam tubuh lo"
"di.. gue sakit di. gue cinta lo banget. tapi nggak gini" Nena basih berusaha menyadarkan Odi dengan sisa tenaga yang ia punya
plak... 
plak.. 
"brisik lo" Odi yang hampir sampai ke puncak pelepasan nya semakin kuat memaju mundurkan badan nya hingga memvuat tubuh Nena terhentak dengan kuat.. 
Nena yang sadar berusaha melepaskan diri karna tau Odi akan segera sampai puncak dan mengeluarkan benihnya. Odi yang melihatnya segera mencengkram dengan kuat bahu Nena sehingga Nena tidak bisa begerak. 
"aaaaahh"desahan kepuasan Odi berbarengan dengan keluarnya cairan menuju rahim Nena. Nena pun menangis sejadi jadi nya tanpa bisa berbuat apa apa. setelah itu tubuh Odi langsung jatuh di atas tubuh Nena.
All Rights Reserved
Sign up to add LUKA to your library and receive updates
or
#124mba
Content Guidelines
You may also like
Kamu by sikancilanaknakal
10 parts Complete
"lo denger nggk?" kata cowok asing yang menoleh ke arah Kayla. "denger apaan?" "lo nggk denger? suaranya kayak dug... dug.. dug.." "eh enggk, gue nggek denger" "masa sih, perasaan kenceng banget suaranya" "mampus gue itu kan suara jantung gue yang nggak karuan gara-gara cowok asing tiba-tiba noleh ke arah gue" batin Kayla. cowok itu dengan wajah yang bingung masih mencari sumber suara yang tadi ia dengar. "eh tunggu kok suaranya makin kenceng, masa lo masih nggk denger?" "gue nggk denger tau" "dasar budeg" "apa kata lo,lo itu ya baru kete..." tiba-tiba cowok itu mendekatkan jarinya ke bibir kayla,seketika itu Kayla langsung syok, gugup, dan merasa nggk karu-karuan. sebab ia melihat dengan dekat cowok itu sangat tampan, lensa mata kecoklatan, hidung yang mancung, bibir yang seksi, dan kulit yang begitu putih bersih. Saat itu ia ingin sekali mengetahui nama cowok tersebut tapi belum juga ngelanjutin khayalannya kayla langsung dibuat kaget oleh suara berat cowok. "eh jadi elo yang buny.." PLAK.... Tanpa sadar Kayla langsung menampar cowok itu, hingga membuat cowok menjadi bingung, sementara Kayla sedang salah tingkah, dia refleks menampar tu cowok sangking gugupnya ia langsung kabur meninggalkan tu cowok. "woi dasar cewek gila, awas lo ya kalo ketemu lagi" cowok itu teriak dengan keras sambil marah-marah gak karuan. But dalam hatinya sebenarnya ia ingin mengetahui nama tu cewek, sebab baru kali ini ia langsung ngeh pada seorang cewek yang baru ia kenal. ........................................... OKE DEH GUYS SOALNYA AKU MASIH BARU DALAM MENULIS DI SINI, MOHON DUKUNGANNYA YA, DAN SEMOGA KALIAN LANGSUNG SUKA SAMA PERCOBAAN KU YANG PERTAMA INI. SALAM KENAL YA SIKANCILANAKNAKAL.
Because ILY [Completed] by RikaAnanda786
51 parts Complete
Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa
You may also like
Slide 1 of 10
ARGI [END] cover
LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty cover
All My Fault✔ cover
DRABIA [END] cover
NOISY SOUL [Ongoing] cover
Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Kamu cover
Rumah Tanpa Atap cover
Because ILY [Completed] cover

ARGI [END]

34 parts Ongoing

Menceritakan tentang Gia yang berhasil memikat hati sang ketua dari geng Aodra yang terkenal cuek pada perempuan atau orang yang tidak di kenal dan susah untuk di dekati. Tapi tidak berlaku untuk Gia, malah tanpa bersusah payah untuk mendekatinya, Gia dengan mudah telah berhasil memikat hati sang ketua. Hari itu terasa cerah di SMA Lentera Jingga. Gia berjalan menuju kantin bersama teman-temannya untuk mengisi perut mereka yang tengah kosong. Namun, saat mereka berada di koridor menuju kantin Argi dan teman-temannya tiba-tiba saja berdiri menghalangi jalan mereka. "Lo mulai sekarang pacar gue, gak nerima penolakan dengan alasan apapun." Dengan seenak jidatnya Argi mengklaim Gia sebagai pacarnya. "Dih siapa elo, gue gak mau pacaran sama elo." Sontak teman teman Argi shock mendengar jawaban dari Gia. Baru kali ini sang ketua menembak cewek tapi malah langsung di tolak saja. Setelah itu Gia melanjutkan jalannya menuju kantin meninggalkan Argi dan teman-temannya yang terdiam karena Shock. Namun baru berjalan lima langkah Argi kembali memanggilnya. "Gue bilang gue gak nerima penolakan apapun, walaupun lo gak nerima gue tetap akan berusaha buat deketin lo." Ucap Argi mutlak. Gia tetap melanjutkan langkahnya tanpa melihat ke belakang apalagi sampai harus menghentikan langkahnya. Gak mau banyak banyak spoiler jadi langsung baca aja. KALO GAK SUKA SAMA CERITA INI PERGI AJA TANPA MENINGGALKAN JEJAK