Story cover for Ceritaku by Saffma
Ceritaku
  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jan 15, 2019
Kumpulan kata tertanam dalam otak. Terbersit dari dada. Tercurah lewat kata.

Selamat datang, nikmati apa yang ada di dalamnya. Hargai penciptanya dan tetap rendah diri.

-maulinaasaf🌺
All Rights Reserved
Sign up to add Ceritaku to your library and receive updates
or
#268lifestyle
Content Guidelines
You may also like
Summer we Meet by zaharaaa96
19 parts Ongoing Mature
~Kisah dimulai saat Jasmine Zahara pergi berlibur setelah wisuda nya dan bertemu seorang laki-laki yang dia selamatkan saat akan tenggelam di pantai~ Tringggggg tringggggg~~~ Bunyi alarmku yang sangat menyakitkan telinga sudah berbunyi tandanya sekarang sudah pagi dan ini adalah saatnya hari yang di tunggu-tunggu "Akhirnya hari kebebasan ku datang juga" ucap seseorang dengan senyuman dan semangat untuk mengawali hari. Dengan meminum segelas air aku memulai hari ini, membersihkan kasur setelah selesai aku langsung ke kamar mandi dan bersiap. ____ Dretttt drettt (getaran telepon) "Hallo ayah" "hai apakah princess ayah sudah mulai bersiap-siap?" "Hahaha tentu ayah ini hari yang sangat di nanti-nantikan" ucapnya sambil tersenyum bahagia. "Ayah sangat bangga, princess kecil ayah sudah sampai di tahap ini" "Terima kasih ayah, ini semua untukmu, aku bekerja keras untuk mu" ucapnya dengan mata berkaca-kaca. "Terima kasih karena sudah berjuang dan bekerja keras untuk ayah terima kasih ayah sangat bangga" ucap sang ayah sambil tersenyum haru. "Tentu apapun untuk ayahku, aku akan berangkat sekarang ayah nanti aku kabari lagi" "Baiklah, maaf untuk tidak bersamamu saat ini princess" ucapnya dengan sedih "Tidak apa-apa, aku sangat mengerti" "Terima kasih princess, berhati-hatilah di jalan" "Tentu ayah byee"ucapnya sambil menutup telepon nya. ____ Hari ini adalah hari yang aku tunggu-tunggu, hari 'wisudaku' setelah sekian lama aku menempuh dunia perkuliahan akhirnya datanglah hari ini, hari kebebasanku. Kenapa hari kebebasanku? Sangat banyak alasan dibaliknya. Baca aja dulu beberapa bab, pasti ketagihan 🤭 Let's see :)
Aksara Tak Bertuan  by cahayakamila24
25 parts Complete
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
You may also like
Slide 1 of 10
Summer we Meet cover
TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE ) cover
Aksara Tak Bertuan  cover
Short Stories cover
Story Of School  cover
Aku Dan Kehidupan cover
sayangnya cila ke ciara cover
BRIGAR cover
HAPPY ✅ cover
Samudra  cover

Summer we Meet

19 parts Ongoing Mature

~Kisah dimulai saat Jasmine Zahara pergi berlibur setelah wisuda nya dan bertemu seorang laki-laki yang dia selamatkan saat akan tenggelam di pantai~ Tringggggg tringggggg~~~ Bunyi alarmku yang sangat menyakitkan telinga sudah berbunyi tandanya sekarang sudah pagi dan ini adalah saatnya hari yang di tunggu-tunggu "Akhirnya hari kebebasan ku datang juga" ucap seseorang dengan senyuman dan semangat untuk mengawali hari. Dengan meminum segelas air aku memulai hari ini, membersihkan kasur setelah selesai aku langsung ke kamar mandi dan bersiap. ____ Dretttt drettt (getaran telepon) "Hallo ayah" "hai apakah princess ayah sudah mulai bersiap-siap?" "Hahaha tentu ayah ini hari yang sangat di nanti-nantikan" ucapnya sambil tersenyum bahagia. "Ayah sangat bangga, princess kecil ayah sudah sampai di tahap ini" "Terima kasih ayah, ini semua untukmu, aku bekerja keras untuk mu" ucapnya dengan mata berkaca-kaca. "Terima kasih karena sudah berjuang dan bekerja keras untuk ayah terima kasih ayah sangat bangga" ucap sang ayah sambil tersenyum haru. "Tentu apapun untuk ayahku, aku akan berangkat sekarang ayah nanti aku kabari lagi" "Baiklah, maaf untuk tidak bersamamu saat ini princess" ucapnya dengan sedih "Tidak apa-apa, aku sangat mengerti" "Terima kasih princess, berhati-hatilah di jalan" "Tentu ayah byee"ucapnya sambil menutup telepon nya. ____ Hari ini adalah hari yang aku tunggu-tunggu, hari 'wisudaku' setelah sekian lama aku menempuh dunia perkuliahan akhirnya datanglah hari ini, hari kebebasanku. Kenapa hari kebebasanku? Sangat banyak alasan dibaliknya. Baca aja dulu beberapa bab, pasti ketagihan 🤭 Let's see :)