We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
FRIENDZONE

FRIENDZONE

  • WpView
    Reads 875
  • WpVote
    Votes 122
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 17, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
It's my first story') jadi maklum ini penuliss amatirr huhuuu Ini bukan cerita tentang kaka kelas bad boy. No! Alaska tidak bad boy hanya hobi menyakiti hati perempuan saja Dan juga bukan tentang gadis nerd atau bad girl, itu juga bukan, karena Reina asik, tidak nerd dan juga tidak badgirl karena dia sedikit menaati peraturan Hanya menceritakan bagaimana kisah seorang gadis yang hanya mampu berharap pada pria yang menetapkan nya di zona pertemanan alias FRIENDZONE! Menceritakan tentang gadis yang bernama Reina Helvy Rose dan kakak kelas nya yang bernama Alaska Gerlan Pratama, yang pertama adalah Reina yang bingung dengan sikap Alaska yang menarik ulur hatinya, dan Alaska yang bingung dengan perasaan nya sendiri. Aneh memang. Sehingga ketika Reina memutuskan untuk meninggalkan Alaska, Alaska lah yang seakan akan menahan agar Reina tetap disamping nya Reina juga perempuan, dia juga harus memikirkan perasaan perempuan lain. Apa maksud dari perempuan lain? Penasaran? Langsung baca aja yaaaa Happy Reading 🎈
All Rights Reserved
#5
heboh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  • ALEXON [END]
  • CLAYXZANDER
  • (Eks-In) Trovert || END
  • DEAR LOVE
  • GASA [end]
  • Belatedly Love You 1 & 2
  • DEVAN
  • Bad-Boy (Complete)

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines