Thala #EventAWConeshoot [Completed]

Thala #EventAWConeshoot [Completed]

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 23, 2019
Aku hanya potongan ingatan dari masa lalu yang memilukan. Tak ada kenangan yang menyejukkan apalagi kenangan hangat tentang mereka. Selama ini aku hanya berteman sepi, mencari jati diri dan apa artinya mencintai. Terutama mencintai diri sendiri. Segores luka tersayat rapi di lenganku, tetes darah mengalir dari sela-sela jariku. Entah apa maksudku melakukan hal itu? Tak ada setitik ingatan yang terlinta di benakku tentang seluk beluk keluargaku. Sebuah buku diary warna merah jambu hanya teman di kala gundahku. --------- Apa maksud dari scene di atas? Penasaran dengan isinya? Mari lihat potongan kecil isi hati seorang gadis kecil bernama Thala. #EventAWConeshoot #AWCevent
All Rights Reserved
#941
loveyourself
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • Kalevi
  • Alone [END]✓
  • PAIN (TERBIT) ✔
  • Benalu [Terbit]
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • PLUTO
  • Admire Or Love
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Jika esok Tak Pernah Ada
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines