Thala #EventAWConeshoot [Completed]

Thala #EventAWConeshoot [Completed]

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 23, 2019
Aku hanya potongan ingatan dari masa lalu yang memilukan. Tak ada kenangan yang menyejukkan apalagi kenangan hangat tentang mereka. Selama ini aku hanya berteman sepi, mencari jati diri dan apa artinya mencintai. Terutama mencintai diri sendiri. Segores luka tersayat rapi di lenganku, tetes darah mengalir dari sela-sela jariku. Entah apa maksudku melakukan hal itu? Tak ada setitik ingatan yang terlinta di benakku tentang seluk beluk keluargaku. Sebuah buku diary warna merah jambu hanya teman di kala gundahku. --------- Apa maksud dari scene di atas? Penasaran dengan isinya? Mari lihat potongan kecil isi hati seorang gadis kecil bernama Thala. #EventAWConeshoot #AWCevent
All Rights Reserved
#522
diary
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You
  • The Golden Smith (COMPLETE)
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • • EUTANASIA •
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • PLUTO
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Admire Or Love
  • Nathalea

Ada yang bilang disaat kita menunggu kita akan mendapat yang kita mau. Tapi apa itu adalah sebuah fakta atau hanya hal manis yang di ucapkan kepada anak-anak? Ada yang bilang disaat kita tersenyum maka hati kita akan tersenyum juga, tapi apa itu hanya nasihat tersirat yang di ucapkan untuk anak kecil? "INI SEMUA SALAH LO RISS! KALAU SAJA HATI LO ADA RASA EMPATI, DIA GAK AKAN PERGI!!" Terkadang kalimat yang di ucapkan oleh manusia lebih mematikan daripada tusukan pedang di jantung. Kalimat yang terus menerus menghantui hari hari ku membuat ku kehilangan diriku sendiri. Kalimat yang membuat diri ku yang dulu hangat menjadi dingin tanpa ada senyuman tulus yang terukir di wajah ku. Aku yang terkadang berharap jika diri ku yang harusnya mati lebih dulu daripada harus hidup dengan beban yang terkadang aku gak mampu menahan nya. Semenjak aku yang di tinggal pergi oleh orang tua ku. Aku yang kehilangan sahabat terbaik ku yang aku baru menyadari jika ternyata dia merupakan cinta pertama. Aku juga wanita yang kehilangan kakak yang sebenarnya masih bisa aku pertahankan. Karena kalimat tadi, aku membuang semua nya! Aku kehilangan semuanya termasuk diri ku sendiri! Aku gak tau siapa diri ku! Hingga pria itu datang. Dia menyebalkan! Aku membenci nya! Namun kenapa disaat aku menyukainya aku kembali di hadapkan rasa kehilangan yang menanti. Apa hidupku hanya selalu harus kehilangan? Jika aku boleh egois bisa kah aku bersama pria itu? Atau aku hanya akan mati tragis tanpa merasakan cinta apapun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines