Dangerous woman

Dangerous woman

  • WpView
    Reads 52,172
  • WpVote
    Votes 451
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 10, 2019
ROMANCE#2 STORY by vienezman WARNING!!! Yang dibawah umur harap jaga jarak!!! ⛔⛔⛔ Kisah percintaan yang menyebabkan baper tinggat tinggi.yang tidak suka khayalan harap menjauh. ------------------------------------------------------------------------------------ apakah dia menatapku?ya! aku tau dia memperhatikanku! apa yang sedang diperhatikannya? apa yang dilihatnya? Dia menatapku seolah ingin menerkamku sekarang juga. OH GODDD. Dia fikir dia sedang menatap siapa hee?! bahkan sebelum dia membawa ku keranjangnya aku akan lebih dulu membuatnya lemas dan tak berdaya dibawah kendaliku........
All Rights Reserved
#445
percintaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Office Hours Affair (Sudah Terbit)
  • Adore You
  •  MY WIFE IS MY NURSE
  • I Love You My Soulmate [COMPLETED]
  • MANTAN (SELESAI)
  • Girl In White Lingerie (COMPLETED)
  • Love Lust
  • Cuddling Myself
  • This Is Me ✓
  • Ruined Bitch

Highest rank #1 KANTOR Highest rank #6 DEWASA Highest rank #3 Indonesia 17/7/2019 Sudah terbit, dan silahkan cek Bab Open PO untuk informasi pembelian. Terima Kasih. Tersedia di google play LANA Tiba - tiba ia menyudahi ciumannya, dan menjauhkan wajahnya sedikit dari wajahku sambil melirik kebawah. "Hari ini pake warna apa?," katanya sambil menarik sedikit kemejaku untuk mengintip. Kutarik dagunya keatas untuk mengarahkan pandangannya kembali ke mataku. " Nakal kamu," kataku sambil tersipu. "Iya, kan cuman sama kamu." Bisiknya didepan bibirku, aku bisa melihat pandangannya berkabut oleh gairah. Entah cuman matanya atau mataku juga sama - sama berkabut, ah siapa peduli. Titiiitt..titiiiitiiiit...dering telepon genggamnya Arfan mengembalikan kesadaranku. Arfan menghentikan sesi make out kami, mengecup lembut hidungku dan menoleh mencari telepon genggamnya yang sepertinya ada di atas mejanya. Aku pun ikutan mencari dimana letak telepon genggamnya, dan nama yang tertera di layarnya membuat jantungku berhenti berdetak. Beberapa part mengandung adegan 21 + Sebagian part sudah dihapus ya, untuk kepentingan penerbitan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines