Olavia
  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 17, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Mendengar hujatan yang dilontarkan Olav, pemuda yang bernametag Gavin Dharmasena sekaligus pemicu dari keonaran yang sekarang terjadi, berdiri dan menggebrak meja dengan keras. BRAG! "BISA JAGA MULUT LO!" Merasa kesal dengan gebrakan meja yang dilakukan Gavin selaku kakak kelas membuat darah Olav mendidih seketika. BYUR! Segelas Jus milik salah satu dari teman Gavin diambil paksa oleh Olav dan dengan terang-terangan Olav menyiramkannya kearah Gavin. "NGGAK BISA!" bentak Olav dengan nada tak kalah keras dari Gavin. "Ayo Arini kita cabut!" terus Olav meninggalkan ketiga pemuda itu. "Anjir, jus gue, sialan tuh cewek!" Hendra berdecak, mengamati gelasnya yang tadi terisi penuh sekarang kosong tak bersisa. "Perang dimulai!" 220219
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Summer Triangle  (Revisi)
  • Lena The Troublemaker
  • ALGIS βœ“
  • Elvina [COMPLETED]
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • JASA [TAMAT]
  • Upside Down
  • 365 Day's to Fall in Love

"Qi, bisa gak jangan kekanak-kanakan?! Kalo gue salah, kasih tau gue! Biar gue perbaiki!" Are tidak mengerti dengan perubahan sahabatnya akhir-akhir ini. Qira yang terbiasa mengganggunya dengan Lexa, kini menjauh secara tiba-tiba. Perempuan itu bersikap seolah tidak ingin mengenalnya lagi. "Kita sahabatan bukan satu atau dua tahun!" Awalnya Are senang, saat Qira secara perlahan menjauhinya dan juga Lexa. Bukan dia tidak senang ketika Qira berdekatan dengannya, hanya saja situasinya telah berubah. Kini Are sudah memiliki kekasih, yaitu Lexa. Dia takut, kedekatannya dengan Qira akan melukai Lexa. Namun, Are menjadi resah ketika Qira benar-benar memblokir aksesnya untuk menemui perempuan itu. Pesan, atau sapaannya tidak mendapat feedback baik dari Qira. Qira yang semula membelakangi Are, kini mulai membalikkan tubuhnya. Dia menatap Are tepat di kedua bola matanya. "Gue takut mati di tangan lo, Are!" ✯✯✯ "π™·πšžπš‹πšžπš—πšπšŠπš— πš”πš’πšπšŠ πšœπšŽπš™πšŽπš›πšπš’ πšœπšžπš–πš–πšŽπš› πšπš›πš’πšŠπš—πšπš•πšŽ. π™½πšŠπš–πšžπš—, πšœπšŠπš’πšŠπš—πšπš—πš’πšŠ πšŠπš”πšž πšπš’πšπšŠπš” πš’πš—πšπš’πš— πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ π™³πšŽπš—πšŽπš‹, πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πš“πšŽπš–πš‹πšŠπšπšŠπš— πšžπš—πšπšžπš” π™°πš•πšπšŠπš’πš› πšπšŠπš— πš…πšŽπšπšŠ." -π‘ͺπ’‰π’‚π’’π’Šπ’“π’‚ π‘Ίπ’‰π’‚π’Šπ’Žπ’‚ π‘³π’π’—π’Šπ’† ✯✯✯ α΄‹α΄€ΚŸα΄€α΄œ ʙᴇʀʙᴀᴋᴀᴛ, α΄›Ιͺα΄…α΄€α΄‹ α΄α΄œΙ΄Ι’α΄‹ΙͺΙ΄ α΄˜ΚŸα΄€Ι’Ιͺα΄€α΄›! #1 friends #1 Time travel #1 teen #1 frendszone #1 sahabat #1 sadstory #1 friendship #1 broken #1 brokenheart #1 rahasia

More details
WpActionLinkContent Guidelines