Yaya

Yaya

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 18, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue suka sama lo!" putus pemuda tersebut yang membuat Yaya hanya bisa terperanjat. Dia bahkan hanya memakai kemeja longgar dengan jeans belel, kemudian meremas bagian ujung kemeja tersebut sembari melongo. "Lalu?" balas Yaya yang hanya bisa mencicit bertanya. "Kita jadian!" tegas pemuda tersebut sembari berlalu, menuju pagar sekolah yang menjulang tinggi dengan pepohonan yang merambat. Apa-apaan ini!?
All Rights Reserved
#122
teens
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reynand & Joya | END
  • I Never Loved My Ex [End]
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Limerence (Tamat)
  • SCHOOL AFFAIR [REVISI ALUR]
  • Letha
  • MY BABY BOYFIE [END]
  • Crazy Bad Boy And Me (TAMAT)
  • CACING PITA

Follow sebelum baca yuk, untuk mengikuti ceritanya. #645 dalam TEEN FICTION-11/3/2018 #961 dalam TEEN FICTION-9/2/2018 "Kuda poni! Dasar jelek, sinting, kutu kupret, tai lo. Maju sini, gue telen lo hidup-hidup!" teriak Joya mengerahkan semua kekesalannya. Ia bersumpah serapah tanpa berpikir mengampuni orang yang sudah membuat hidupnya sengsara. "Nggak usah teriak-teriak, gue di sini." Suara orang tersebut berada di atas pohon dekat parkiran. Reflek, kedua gadis itu menengadah, menatap pemuda nakal yang nangkring di atas sana. "Turun lo!" perintah Joya seraya berkacak pinggang. "Mau apa? Mau cium gue, ya? Idih nakal." Pemuda itu malah membuat Joya semakin kesal. Ocehannya selalu saja ampuh membuat hari-hari gadis itu semakin runyam. "Najis. Mati aja lo, pengecut!" Joya masih kesal, sehingga kata-kata yang keluar dari mulutnya begitu tidak terkontrol. "Kurang banyak sih, 'kan cuma kempes, nggak sampai penyok." Rutinitas nakalmu berujung terbiasa. Kalo pengen tau terutama Baca selengkapnya ya..... (Di larang mengutip atau menjiplak sebagian/keseluruhan cerita ini tanpa izin)

More details
WpActionLinkContent Guidelines