SUNSET

SUNSET

  • WpView
    Reads 224
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 29, 2019
Matahari sudah berada di ufuk barat tak lama lagi akan tenggelam. Dan sunset kini sudah muncul dengan warna kemerah-merahannya. Sangat indah buat di pandang. Kania duduk di tepi pantai melihat sunset. Bibirnya melengkung mengukir senyum. 'Seandainya elo ada disini mungkin sunset itu akan lebih indah'batin Kania. Tak lama dari itu ia tersenyun kecut. "Jangan ngarep deh, Kani. Elo sendiri yang ninggalin dia tapi kenapa elo malah harapin dia ada di samping elo? Parah elo, Kani"Kania memukul jidatnya. "Jadi masih ngarep nih?"tanya seseorang dari belakang Kania. Kania pun langsung membalikkan badannya dan matanya langsung melihat siapa yang ada di belakangnya. "Elo...."tak terasa air mata Kania menetes melihat sosok itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicity [On Going]
  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • Cuaca
  • Aderaga [ON GOING]
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI
  • Kamu
  • LUKA BIASA GADISKU
  • APAKAH INI TAKDIRKU??
  • Langit dan Cahayanya
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines