Second Sunset

Second Sunset

  • WpView
    Reads 1,269
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 12, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku belum pernah berpacaran sebelumnya Kak. Dan Aku juga tidak tahu caranya menjalani hubungan jarak jauh. Bukankah itu sulit untukku ?." ~ Aluna Pradipta ~ "Maafkan aku Aluna karena aku juga nggak bisa janjiin kamu apapun. Aku akan sekolah dan bekerja disana. Hidupku juga belum se mapan itu untuk melamar kamu. Yang aku fikirkan sekarang bagaimana perasaanmu itu akan tetap ada setelah aku pulang kesini lagi." ~ Bagus Ardhana Dananjaya ~ Bagi Aluna hubungan jarak jauh itu sangat menyeramkan. Yang Ia ingini hanya menjalani kehidupan percintaan sewajarnya layaknya pasangan kekasih pada umumnya yang bisa selalu bertemu setiap hari. Tetapi Ardhan tidak bisa melakukannya karena Aluna tidak memberikan kesempatan untuk mencobanya. Tetapi semua berubah saat Ardhan kembali. Yang tidak berubah hanya perasaan Ardhan yang masih tetap cinta pada Aluna. Akankah semesta memberikannya kesempatan itu sekali lagi pada mereka berdua untuk mencobanya?. #cinta#percintaan#sunset
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keep Your Smile
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • HALOALKANA
  • KAZUNA
  • 1305 Kilometer Season 1 | END |
  • VALUNA( ON GOING)
  • 31 Months for You (Revisi)
  • posesif girlfriend(REVISI)
  • DikaRanggi

Aluna, satu dari sekian banyaknya mahasiswi yang merasakan pahit-asamnya kehidupan perkuliahan. Tingkat kenormalannya jauh di bawah rata-rata namun masih memiliki sekian nol persen kesadaran bersama rekan-rekannya. Berimpian mulia ingin pergi umroh dari kupon kuaci yang sering ia beli meski tak pernah memakannya. Sayang, impian mulianya itu harus tergeser paksa akan suatu keadaan mendesak yang tak begitu penting. "Saya beri waktu kamu sebanyak yang kamu mau." Sumpah, padahal ia sudah berusaha mendorong orang itu sekuat tenaga. Tapi, apakah amarah itu bisa membuat kekuatan seseorang meningkat? "Bahkan sampai ajal menjemput?" Kenapa susah sekali melepas genggaman tangannya? Apalagi posisi keduanya cukup berbahaya, salah-salah bisa membuat orang salah paham ketika melihatnya. "Tidak selama itu, pertimbangkan dengan matang." Aluna menyeringai, sebelum pernyataan dan ancaman itu sudah bercampur, ia harus melakukan sesuatu yang lain. "Jawaban itu pasti akan datang dan akan sangat memuaskan anda. Tapi, jika saya juga merasakan hal yang sama." "Baiklah, mari kita lihat ke depannya." Start : Agustus20 Finish : 14 Maret21

More details
WpActionLinkContent Guidelines