THE LAST MET (On Going)

THE LAST MET (On Going)

  • WpView
    LECTURAS 613
  • WpVote
    Votos 135
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, sep 27, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
#1 goaway/ 23 Agustus 2019 Follow me dulu baru read! Sinopsis!! Cerita ini hanya fiksi yang ada di dalam fikiran author yang kedjheh ini. Bila ada kesamaan nama, tempat dan kejadian perkara bukan salah author ya... sekian bacotan author yang cans ineh!! Silahkan dibaca cerita ini manteman. Walaupun bagi kalian ini garing, tetep baca aja terus sampe maut menjemput. Jangan lupa memberikan diku stars eang buanyak kasih komen juga biar author semangat menuliskan cerita unfaedah ini!!! Warning!! Dapat mengakibatkan kejang-kejang, mimisan, jantung berdegup kencang, kesedihan yang tiada akhir, kegalauan lima hari lima malam, tidak dapat tidur nyeyak, kebaperan yang hqq, angek sama tokoh cerita ini dan berinisiatif merekomendasikan cerita ini ke cucu-cucu Adam dan Hawa yang lain. Sekian!!! Baca cerita ini sampai kata 'THE END' memisahkan!! Jangan lupa kasih Voment! Ngegas aku ni!!
Todos los derechos reservados
#28
regret
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Inersia
  • ARKEY ✔ [Sudah Terbit]
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • The Perfect Boy ✔
  • Gavin & Naya  (End)
  • GADIS PENUNGGU MASA LALU
  • Have a Nice Dream [Completed]
  • If I Hope ✔️
  • Daisy [COMPLETED]
  • Love Secret
Inersia

Awalnya tidak ada yang salah dengan Risyafa Airen. Seorang murid perempuan tingkat akhir di sekolah menengah atas. Eh, ada yang aneh satu hal. Perempuan ini hobi membolos. Sekolah udah seperti punya Ayahnya aja! Satu kejadian di kelas membuat Revanza mau tidak mau berhubungan dengan Risya, karena Revan menyenggol teman seperjuangannya Risya. Berawal dari kejadian itu, tanpa disadari "tidak ada yang salah" dengan Risya ternyata hanya luarnya saja. Revan tidak tau bagaimana Risya menghadapi semuanya. Menghadapi rentetan kejadian yang meremukkan hati, mematahkan harapan dan menghancurkan hidup seolah tidak berujung. "Karena pada dasarnya manusia cuma pengen dihargai dan didengarkan. Itu semua udah cukup untuk menenangkan diri, kalau abis ini: semuanya bakal baik-baik aja. Emang sih cuma kata-kata dan kedengeran bullshit. Tapi, kata-kata ini yang bikin orang jadi semangat untuk lanjutin hidup, bahkan ketika dunia menyuruhnya untuk menyerah."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido