Story cover for Selembar Kertas by Hyldha_Naa
Selembar Kertas
  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jan 16, 2019
Menulis bukan hanya urusan tangan. Kenyataannya orang yang tidak memiliki tangan tetap bisa menjadi penulis. 
Menulis pun bukan urusan kecerdasan. Kalau hanya itu patokannya, mungkin hanya para Ilmuwan yang berhak menulis. 
Menulis itu urusan hati, maka tidak pernah ada larangan menulis pada siapapun yang memilikinya.  Dan hati adalah tempatnya rasa.  Maka kau harus menuliskan sesuatu yang dapat kau rasakan.
All Rights Reserved
Sign up to add Selembar Kertas to your library and receive updates
or
#126wattsy
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
CLASS F cover
AKSA cover
My Devil Boy cover
Love Secret cover
About YOU cover
INSTABLE - (Ta) [Completed] cover
ARGATHA [ SELESAI]  cover
Itu Kamu (Complited) cover
Inersia cover

CLASS F

44 parts Complete

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia