Depression

Depression

  • WpView
    Reads 5,415
  • WpVote
    Votes 489
  • WpPart
    Parts 64
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 7, 2023
Depresi bukan hal yang bisa dianggap enteng. Jika ada seseorang di dekat kamu yang mengalami depresi. Maka temani dia sampai dia benar benar merasa tenang. Jangan judge mereka, karena mereka sendiri pun tidak mau memiliki depresi Maaf..... Curahan hati seorang depresi Semangat yang sedang mengalami depresi, kita pasti bisa melalui semua rintangan ini. Saya selalu yakin setiap ujian yang kita lalui akan ada hal yang sangat indah menanti kita dimasa depan. Kita hanya perlu bersabar menunggunya.
All Rights Reserved
#416
hate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Enemy to Lovers || 2min
  • Growing PainšŸ„€
  • Throw Caution To The Wind āœ…
  • āœ”Let Me Love You One More Time:I'm too stupid to continue to be trapped.
  • CINTA MATI
  • Sehangat Maaf Mentari (Tamat)
  • Doctor Lil-Daddy [END]
  • Take a Breath [END] #BJPW
  • I Wanna Die Soon (Beginning)āœ”ļø
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines