Musuh Rasa Cinta

Musuh Rasa Cinta

  • WpView
    Reads 400
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 17, 2019
"BRAKK" Suara gebrakan meja itu membuat seorang cowok yang tengah asyik dalam dunia mimpinya dengan lipatan tangan diatas meja itupun tersentak kaget dan terbangun.Ia mengerjap-ejapkan matanya menyesuaikan cahaya yang masuk ke retina matanya.Reyhan ya,cowok itu Reyhan Sanjaya si Bad Boy dan Most Wanted di sekolah SMA Tunas Bangsa.Reyhan pun menaikkan alis tebalnya melihat cewek didepannya.Dengan tidak sopannya si cewek itu malah ngomel ngomel gak jelas. "Ehh lo itu orang apa KEBO sihh??masa dari tadi molor mulu!!!"Oceh cewek itu dengan suara cemprengnya. "Dan lo siapa??kenal juga kagak,gangguin orang tidur aja!!"Bantah Reyhan sambil menatap cewek itu. "Gak penting siapa gue!! ogah juga gue kenalan sama lo!".menunujuk Reyhan . "idihhh sape juga yang mau kenalan sama lo PD amat jadi cewek lo!!" .jawabnya tak kalah sinis. nahh lhooo!!!penasarann kann?siapa ya cewek itu kira"?? makanya terus aja ikutin cerita ini ok! maap kalo ceritanya jelek dan banyak kesalahan dalam pengetikan.so,karna aku pemula hehe 😁. budayakan vote and komen sebelum membaca👌
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines