Dear Langit

Dear Langit

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 1, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Langit. Kau selalu ada di mimpiku. Tapi kau tak pernah ada di dunia nyataku. Sampai saat ini aku masih dirundung ratusan pertanyaan yang harus kau jawab. Dua hal yang harus kau hindari. Lari dan Diam. . . . . . . . . Baiklah sepertinya kita mulai saja si langit malam Cover:cari di Google
All Rights Reserved
#11
freandzone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Biru [END]
  • BILIK PESANTREN-KU
  • Langit Dan Bumi.
  • Come Back
  • Bagian Kosong [COMPLETED]
  • why? It's You
  • GRIZLEN {On Going}
  • Langit [Selesai]
  • My Childish Boyfriend🖤
  • DILARANG JATUH C***A.

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

More details
WpActionLinkContent Guidelines