GRAY
  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 18, 2019
Terkadang, sisi egois dari mencintai adalah ingin memiliki. Yang bila tak terwujud, maka akan berakhir dengan melukai diri sendiri. Saya hanya ingin berbagi, bagaimana caranya kita mencintai tanpa harus memiliki. Ya, terlalu bohong jika saya dibilang tidak ingin memilikinya. Tapi itu akan jadi pemaksaan bila ia tak mau. *** Ig: angkasa.aksara by su_karindu.sii *Slowly update*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]
  • Epiphany [Completed]
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Biarkan Aku Yang Pergi[Sequel End]✔
  • WITHOUT ME [ON GOING]
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • Verronica (COMPLETED)
  • please stop it!! [Ending]
  • Let Go [Completed]

"Akan ada saatnya dimana kita bisa memilih dan sedia menerima pilihan. Sebab cita-cita cinta hanya bisa di usahakan, tanpa bisa di paksakan. Akan ada saatnya dimana aku kembali lagi bersama diriku sendiri. Sebab setelah jauh mengikuti langkahmu, aku sadar bahwa kita tak bisa di satukan. Karena disatukan hanya akan menambah kepedihan yang belum terasa. Dengan sederhana aku ingin memiliki kamu. Dengan sebongkah cinta yang padat, aku ingin meyakinkan kamu bahwa aku tidak main-main mencintaimu". Cerita yang aku tulis dengan bahasa puisi ini, kuperuntukkan untuk kita yang tengah berusaha, untuk kita yang tengah tersakiti, untuk kita yang tengah sulit melupakan, terjebak dalam kenangan dan untuk kita yang mencoba bisa menerima kenyataan. Tak ada kata lain selain berusaha, menerima, bersyukur dan mengikhlaskan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines