Why God?

Why God?

  • WpView
    LECTURAS 83
  • WpVote
    Votos 42
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, nov 1, 2019
Tuhan.. Izinkan aku meminjam waktu sebentar saja untuk memperkenalkan diri pada semesta. Ini adalah aku.. sosok yang mampu menyembunyikan luka yang selalu menyelipkan tawa disetiap harinya. Ini aku.. yang kuat ketika disakiti sedemikian rupa hanya agar mempertahankan hati yang sebenarnya tak pernah iba. Semesta Ini aku.. yang pandai bersandiwara tanpa mereka tau bahwa sebenarnya, aku tidak baik baik saja. ...... Entah nanti akan berakhir bahagia ataupun tetap saja terluka? Namun topeng bahagia yang dikenakan masih setia menampakkan senyum yang seolah olah nyata hanya untuk membuatnya terlihat lebih tegar. Tidak ingin membuat orang orang sekitarnya tau apa yang ia rasakan selama ini. #706 - in pelangi #677 - in cry #773 - in rain #637 - in kenangan #587 - in rain #600 - in rain #509 - in pelangi #438 - in pelangi #479 - fighting Happy reading.. jangan lupa Follow
Todos los derechos reservados
#227
kenangan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Paradise
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Rainie ( END )
  • The Last Month [END]
  • SEMESTA
  • FIZYA
  • Hopeless
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • WAVER [Completed]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido