Me With My Idol

Me With My Idol

  • WpView
    Reads 254
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 13, 2019
Sejak dulu, aku selalu mengidolakanmu...senyummu, tawamu, musikmu, semua tentang dirimu . Dan tak terbayangkan olehku kau menyakitiku begitu dalam... Hai namaku Rein Minami , ini kisah ku yang di mulai dari sekolah musik terkenal di Korea dan pertemuanku dengan seorang anak laki-laki pemalu yang berubah seketika menjadi sangat kejam . Ia bernama Jin Hwan Chun . Dan cerita tentang betapa kerasnya aku berjuang menjadi idol...dan ya...ternyata menjadi idol tak semudah yang di impikan banyak orang . Idol itu harus sempurna dan selalu berada di bawah sorotan cahaya .
All Rights Reserved
#824
idol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐋𝐈𝐄𝐒, 𝐋𝐈𝐅𝐄, 𝐋𝐎𝐕𝐄
  • Don't Talk About Money
  • Tentang Ashel
  • hope fully sky (berharap penuh pada langit)
  • I Purple You [END]
  • THE LAST BLOOD OF THE MOON [ZHUYI]
  • too late to fall in love✅
  • MENYAPA  MELALUI DOA
  • KETUA OSIS GALAK AND POSESIF
  • Cinta Aneh

"Tolong jaga Chen Didi untukku, Yuanzhou." Permintaan terakhir yang sahabatnya berikan seolah menjadi beban berat untuk Zhao Yuanzhou. Bagaimana bisa dia yang seorang siluman besar, juga sebagai alasan dari kematian Zhuo Yixuan, mendapatkan amanat untuk menjaga Zhuo Yichen, adik dari sahabat manusianya itu? Zhao Yuanzhou, seorang siluman yang tidak pernah memiliki tujuan di dalam hidupnya memutuskan untuk menjadikan keselamatan kehidupan Zhuo Yichen sebagai tujuannya. Selama 8 tahun lamanya dia berusaha untuk mengendalikan roh jahat di dalam tubuhnya, walaupun pada akhirnya tetap tidak bisa mengendalikannya secara penuh. "Bukankah kau ingin membunuhku Zhuo Yichen Dàrén? Aku akan menyerahkan nyawaku ke dalam tanganmu. Tetapi sebelum itu, izinkan aku untuk membantumu." Ujar Yuanzhou dengan tenang. "Apa kau pikir aku akan menerima bantuan dari siluman yang telah merenggut nyawa Ayah dan juga Xuan Gēgē, Zhu Yan? Tidak. Aku tidak sudi menerimanya." Balas Yichen tegas. Air mata mengalir dengan deras di pipinya setelah luka di dalam hatinya kembali terbuka. Demi untuk memastikan keselamatan kehidupan Yichen, Yuanzhou mengucapkan banyak sekali kebohongan. Tetapi semua kebohongan itu padanya akhirnya hanya semakin membuktikan besarnya kasih sayang yang Yuanzhou miliki untuk Yichen, manusia fana yang perlahan menjadi sangat berarti baginya. "𝘛𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘭𝘢𝘨𝘪..." "𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩. 𝘚𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱, 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘨𝘪, 𝘟𝘪𝘢𝘰 𝘡𝘩𝘶𝘰."

More details
WpActionLinkContent Guidelines