Our Little Promise

Our Little Promise

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 21, 2019
"Apakah masih ada waktuku untuk tetap disini di dunia ini?" "Tuhan, aku mohon..Sebelum engkau mengambil nyawaku aku ingin melihat dia datang ada di hadapanku untuk terakhir kalinya Tuhan..". kata Kata itu pun seketika keluar dari mulutnya setelah Ia mendengar hal itu. Dengan bagaimana pun seorang manusia tidak akan bisa mengubah takdirnya sendiri. Keluarga yang hangat selalu merangkulnya dan menyelimuti dirinya. Bagaimana cerita sebenarnya?? baca sampai habis cerita ini Read through this story:) So read this story:)
All Rights Reserved
#49
storyremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Silence That Shaped Me
  • Full Of Scratches
  • Hidupku
  • Harapan Dandelion yang Rapuh
  • ANAK YANG DI LANGGAR
  • Diary Peri Keceriaan
  • AFKARA [END]
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • AKSARA LARA(END)
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]

"Aku tetap ada. Meski kalian pura-pura aku tidak pernah lahir." Goresan tinta hitam itu tampak tegas, meski tangan yang menuliskannya sempat gemetar. Tulisan itu menggantung di atas pantulan wajah Freya-seakan mengukir ulang dirinya. Bukan lagi sebagai anak yang tak dianggap, tapi sebagai sosok yang memilih berdiri. Di antara luka, pengkhianatan, dan keheningan yang membatu, ia tetap ada. Ia hidup. Bukan demi pengakuan. Bukan demi cinta yang tak kunjung datang. Tapi demi dirinya sendiri. Untuk pertama kalinya, Freya tak menanti suara dari luar kamar. Tak lagi berharap ada ketukan, atau sapaan lembut di pagi hari. Ia tahu, pagi itu akan tetap sepi. Seperti biasanya. Namun kali ini, ia tidak takut. Karena saat dunia berhenti menyambutnya... Ia akhirnya menyambut dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines